Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:48 WIB
Jakarta, VIVA – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengungkapkan bahwa negaranya dan Oman telah mencapai kesepakatan mengenai peta rute pelayaran di Selat Hormuz. Hal itu setelah mereka menjalani perundingan teknis selama beberapa pekan.
Baca Juga
Baghaei mengatakan kepada Defa Press bahwa Iran dan Oman, sebagai dua negara pesisir yang berbatasan dengan jalur strategis tersebut, telah melakukan perundingan intensif selama tiga bulan. Perundingan itu dimulai setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada 18 Juni yang mengatur pembentukan jalur pelayaran aman di Selat Hormuz.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Terlepas dari hambatan Amerika Serikat, pembicaraan telah mencapai kemajuan positif selama tiga pekan terakhir dan kesepakatan telah dicapai mengenai peta rute pelayaran," kata Baghaei dikutip dari Anadolu, Minggu, 16 Agustus 2026.
Baca Juga
Menurut dia, kesepakatan tersebut merupakan hasil koordinasi yang dipimpin Kementerian Luar Negeri Iran dengan melibatkan otoritas pertahanan, keamanan, dan lingkungan.
Baghaei mengatakan Iran dan Oman masih membahas sejumlah persoalan yang belum diselesaikan, termasuk pernyataan bersama yang akan dikeluarkan Teheran dan Muscat. "Pertukaran antara kedua negara akan terus berlanjut hingga proses tersebut selesai," ujarnya.
Baca Juga
Baghaei menegaskan bahwa pengaturan antara Iran dan Oman merupakan kesepakatan independen kedua negara pesisir yang bertujuan menjamin keselamatan pelayaran di selat tersebut dengan tetap menghormati kedaulatan kedua negara.
Namun, dia mengatakan pemulihan keamanan sepenuhnya dan kembali normalnya pelayaran komersial di Selat Hormuz bergantung pada penghentian tindakan AS yang disebutnya ilegal, termasuk ancaman militer, serta blokade laut. Iran juga menuntut kompensasi atas pelanggaran komitmen yang dilakukan AS selama dua bulan terakhir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Perundingan tersebut merupakan bagian dari negosiasi teknis yang diluncurkan berdasarkan MoU Iran-AS. Kesepakatan itu menugaskan Teheran dan Muscat menyusun kerangka baru untuk mengatur pelayaran di Selat Hormuz.
Meski Iran dan Oman terus membahas rute pelayaran, Teheran berulang kali menyatakan bahwa keputusan untuk membuka kembali jalur perairan strategis tersebut tetap bergantung pada pemenuhan kewajiban Amerika Serikat berdasarkan nota kesepahaman tersebut.
Donald Trump Minta Warga AS Terima saja Harga BBM Melonjak
Harga BBM per liter di AS rata-rata sekitar US$4,08 (Rp72.738) pada 14 Agustus, naik 29 persen dari tahun sebelumnya. Donald Trump minta warganya untuk menerima saja.
VIVA.co.id
16 Agustus 2026