Jateng gelontorkan perbaikan Jalan Jepara-KeletRp29 miliar
Kamis, 6 Agustus 2026 22:34 WIB
Aktivitas pekerjaan perbaikan jalan di Desa Sekuel, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. ANTARA/HO-Pemkab Jepara.
Jepara, Jateng (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelontorkan anggaran sebesar Rp29 miliar untuk memperbaiki tiga paket pekerjaan di ruas Jalan Jepara-Kelet.
"Tiga paket pekerjaan yang dikerjakan tahun ini, yakni pembetonan ruas perbatasan Jepara-Pati di wilayah Keling, rehabilitasi Jembatan Slentreng di Kecamatan Bangsri, serta di kawasan Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo," kata Sub Koordinator Jalan dan Jembatan Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pati Suparjo di Jepara, Jateng, Kamis.
Salah satu titik yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan masyarakat, yakni di kawasan Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, kini memasuki tahap awal pembetonan.
Proses pengerjaan diawali dengan perataan dan penguatan pondasi sebelum badan jalan dicor menggunakan beton. Ruas yang diperbaiki memiliki panjang sekitar 750 meter dengan lebar badan jalan 7 meter, dilengkapi bahu jalan di sisi kanan dan kiri.
Menurut Suparjo, lokasi di Desa Sekuro diprioritaskan karena menjadi salah satu titik dengan tingkat kerusakan paling parah di ruas Jepara-Kelet. Proyek pembetonan sepanjang 750 meter tersebut menelan anggaran sebesar Rp7,9 miliar.
Sementara, paket pekerjaan lainnya, yakni pembetonan ruas perbatasan Jepara-Pati di wilayah Keling sepanjang 2 kilometer serta rehabilitasi Jembatan Slentreng di Kecamatan Bangsri.
"Total keseluruhan anggarannya Rp29 miliar untuk tiga proyek itu," ujar Suparjo.
Seluruh pembiayaan berasal dari realokasi anggaran berdasarkan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026.
Pekerjaan yang telah dimulai sejak Juni 2026 itu ditargetkan berlangsung hingga akhir tahun.
Bupati Jepara Witiarso Utomo menyambut dimulainya proyek tersebut sebagai kabar baik bagi masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan provinsi di wilayah Mlonggo hingga Bangsri.
Karena itu, perbaikan menjadi bukti bahwa aspirasi warga terus diperjuangkan melalui koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Witiarso mengatakan pembangunan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan mendesak karena menyangkut keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.
"Alhamdulillah, perbaikan ruas jalan provinsi Jepara-Kelet akhirnya mulai berjalan. Ini menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang sudah lama menginginkan jalan ini diperbaiki," ujarnya.
Ia berharap keberadaan jalan yang lebih baik nantinya diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus memperlancar distribusi barang dan mobilitas masyarakat di wilayah pesisir utara Jepara.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.