Ponorogo, Jawa Timur (ANTARA) - Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan sejumlah wilayah di Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, rampung dibangun dan mulai dioperasikan sehingga akses transportasi warga di daerah itu kembali normal.
"Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat memperoleh akses transportasi yang memadai," kata Kepala Kepolisian Resor Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo memberi keterangan usai peresmian di Ponorogo, Kamis.
Peresmian tersebut dilakukan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto bersama jajaran Forkopimda Ponorogo meresmikan jembatan tersebut, sebagai bagian dari peresmian Jembatan Merah Putih Presisi secara serentak di sejumlah daerah di Indonesia.
Pada 2026 ada empat Jembatan Merah Putih Presisi yang dibangun di wilayah Ponorogo. Dari jumlah itu, tiga jembatan sudah selesai dibangun, yakni satu di Kecamatan Ngebel dan dua jembatan di Kecamatan Sawoo, sedangkan satu jembatan di Kecamatan Jambon masih dalam proses pengerjaan.
Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat mendukung aktivitas masyarakat, terutama mobilitas ekonomi dan akses pendidikan.
Dengan beroperasinya kembali jembatan tersebut, warga tidak lagi bergantung pada akses darurat dan dapat menggunakan jalur transportasi yang lebih memadai untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Salah seorang warga, Misni, mengatakan keberadaan jembatan permanen tersebut kembali memudahkan aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas menuju sekolah, mengangkut hasil pertanian, dan kegiatan perdagangan.
"Dulu akses warga sempat lumpuh dan kami berswadaya membuat jembatan bambu yang digunakan sekitar satu tahun. Sekarang sudah ada jembatan baru dan kendaraan roda empat bisa melintas," katanya.
Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.