Jakarta (ANTARA) - Jaguar Land Rover (JLR) memiliki strategi dalam mengarungi tren digital, melalui konsep baru yang bakal dituangkan dalam interior kendaraan mereka dengan menghilangkan hampir seluruh tombol fisik di dalam kabin.
Topgear pada Rabu (21/7) waktu setempat melaporkan bahwa strategi ini diklaim oleh JLR bakal menghadirkan desain yang lebih minimalis sekaligus mengubah cara pengemudi berinteraksi dengan kendaraan.
Informasi tersebut, muncul dari laporan yang mengutip sumber internal perusahaan.
Menurut laporan itu, konsep kabin baru akan mengandalkan antarmuka digital serta teknologi umpan balik haptik (getaran) sebagai pengganti tombol konvensional.
Arah pengembangan itu, disebut melanjutkan pendekatan yang telah diperkenalkan pada Range Rover GT, di mana sebagian besar pengoperasian kendaraan dipusatkan melalui layar OLED.
Baca juga: Berhenti produksi, Jaguar obral diskon mobil mewah
Ke depan, Jaguar Land Rover bahkan dikabarkan ingin mengurangi ketergantungan pada layar sehingga interior tampil lebih bersih dengan jumlah komponen fisik seminimal mungkin.
Laporan itu juga menyebutkan, perusahaan sedang mengeksplorasi penggunaan kontrol berbasis gestur yang dipantau kamera.
Jika teknologi tersebut diterapkan, sejumlah fungsi kendaraan berpotensi dioperasikan hanya melalui gerakan tangan tanpa perlu menyentuh tombol maupun layar.
Menurut sumber internal, filosofi desain baru tersebut mengusung konsep “reduksi maksimal” untuk menciptakan kabin yang lebih sederhana, ergonomis, dan memiliki karakter desain yang diklaim lebih tahan terhadap perubahan tren.
Konsep itu dikembangkan dengan mengurangi berbagai elemen visual di dalam kabin, sehingga fokus pengemudi diarahkan pada pengalaman berkendara dan nuansa interior.
Pendekatan tersebut, memiliki tujuan untuk menghadirkan suasana kabin yang lebih bersih dibandingkan kendaraan premium pada umumnya.
Meski demikian, laporan tersebut belum menjelaskan secara rinci bagaimana sejumlah fungsi penting kendaraan akan dioperasikan apabila tombol fisik benar-benar dihilangkan.
Baca juga: Jaguar Land Rover tarik 7 ribu kendaraan karena cacat produksi
Beberapa aspek seperti pengaturan pendingin udara, navigasi menu kendaraan, hingga kontrol kemudi masih menjadi tanda tanya apabila seluruh sistem mengandalkan
gestur atau antarmuka digital.
Hingga saat ini, Jaguar Land Rover belum memberikan pernyataan resmi mengenai penerapan konsep tersebut pada model produksi.
Namun, kabar ini menunjukkan arah pengembangan yang mulai ditempuh sejumlah produsen mobil premium, yakni mengedepankan desain interior yang semakin sederhana dengan dukungan teknologi digital sebagai pusat kendali kendaraan.
Apabila benar direalisasikan, konsep kabin tanpa tombol dari Jaguar Land Rover berpotensi menjadi salah satu perubahan terbesar dalam desain interior otomotif modern.
Tantangan berikutnya adalah memastikan keseimbangan antara estetika, kemudahan pengoperasian, serta aspek keselamatan agar inovasi tersebut tetap nyaman digunakan dalam berbagai kondisi berkendara.
Baca juga: Stellantis dan JLR jajaki kolaborasi pengembangan mobil di AS
Baca juga: Freelander bangkit lagi, kini jadi brand NEV Chery-JLR
Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
- Tags
- jaguar
- land rover
- jaguar land rover