Liputan6.com, Jakarta - Keputusan Jose Mourinho untuk hanya memainkan Yan Diomande selama enam menit dalam kemenangan telak Real Madrid atas Real Sociedad tengah pekan ini mulai memunculkan tanda tanya mengenai posisi sang winger muda dalam rencana tim musim ini.
Real Madrid menang 4-1 atas Real Sociedad, tetapi Diomande kembali harus memulai pertandingan dari bangku cadangan. Pemain berusia 19 tahun itu baru masuk pada menit-menit akhir, ketika pertandingan praktis sudah berada dalam kendali Los Blancos.
Situasi tersebut sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Diomande bergabung dengan Madrid ketika lini depan klub sudah dipenuhi pemain-pemain kelas dunia. Mendapatkan menit bermain reguler sejak awal tentu bukan perkara mudah.
Namun, keputusan Mourinho tetap menarik perhatian karena pertandingan melawan Sociedad merupakan laga kedua Madrid dalam kurun empat hari. Alih-alih melakukan banyak rotasi, pelatih asal Portugal itu justru mempertahankan sebagian besar susunan pemain sebelumnya.
Arda Guüler kembali menempati sisi kanan, Vinicius Junior bermain di kiri, Jude Bellingham beroperasi di belakang Kylian Mbappe, sementara Diomande kembali harus menunggu kesempatannya dari bangku cadangan.
Ketika akhirnya dimainkan, Diomande hanya memiliki waktu sekitar enam menit untuk menunjukkan kemampuannya. Media Spanyol AS bahkan menilai waktu tersebut nyaris hanya cukup untuk melakukan pemanasan.
Yan Diomande Harus Memanfaatkan Kesempatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330775/original/091597700_1787444524-Jose-Mourinho.jpg)
Perbesar
Minimnya kesempatan bermain Diomande menjadi semakin menarik jika mengingat pernyataan Mourinho mengenai proses kedatangannya ke Santiago Bernabeu.
Mourinho sebelumnya secara terbuka mengakui bahwa Diomande bukan pemain yang secara pribadi ia minta untuk direkrut klub. Karena itu, setiap keputusan sang pelatih terhadap pemain muda tersebut berpotensi mendapat perhatian lebih besar.
Meski demikian, terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa Mourinho tidak menyukai atau tidak mempercayai kemampuan pemain internasional Pantai Gading itu. Baru dua pertandingan yang dijalani Madrid, sehingga sampelnya jelas belum cukup untuk membuat penilaian tegas.
Yang sudah terlihat adalah betapa beratnya persaingan yang harus dihadapi Diomande.
Guler melanjutkan performa impresifnya sejak pramusim ke pertandingan kompetitif. Di sisi kiri, Vinicius masih menjadi pilihan utama Mourinho. Belum lagi Rodrygo yang memberikan opsi tambahan di lini serang.
Dengan persaingan seperti itu, Diomande dituntut mampu memaksimalkan setiap kesempatan sekecil apa pun yang diberikan kepadanya.
Penampilan Singkat Yan Diomande
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258938/original/090869900_1781425276-000_B62J9XD.jpg)
Perbesar
Meski hanya tampil beberapa menit, penampilan Diomande saat menghadapi Sociedad sebenarnya jauh lebih menjanjikan dibandingkan debutnya ketika melawan Espanyol.
Ia terlihat berani membawa bola, mencoba menghadapi pemain bertahan lawan secara langsung, dan tidak sekadar bermain aman. Dalam waktu singkat tersebut, Diomande bahkan sempat melepaskan tembakan serta mengirimkan umpan berbahaya ke area pertahanan Sociedad.
Namun, hal yang paling menarik bukanlah aksinya dengan bola, melainkan posisi yang diberikan Mourinho.
Diomande sebelumnya diperkirakan akan lebih banyak bersaing di sisi kanan. Akan tetapi, Mourinho justru memainkannya di sektor kiri.
Keputusan itu bisa menjadi petunjuk penting mengenai bagaimana sang pelatih melihat masa depan pemain muda tersebut.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Hasil Undian Liga Europa 2026/2027: AC Milan Lawan 2 Tim Inggris, Juventus Bertemu Real Sociedad