Kabupaten Sigi dorong perluasan makna literasi digital dan budaya
Kamis, 20 Agustus 2026 13:36 WIB
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sigi Imron Noor (kanan) saat berbincang dengan Bunda Literasi Sigi (kiri) Siti Halwiyah pada pelaksanaan Festival Literasi di Desa Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru, Sulawesi Tengah, Kamis (20/8/2026). ANTARA/Moh Salam
Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mendorong perluasan makna literasi di tengah masyarakat agar tidak lagi sebatas kemampuan membaca dan menulis, melainkan mencakup bidang digital dan budaya.
"Ke depan memang perlu adanya evaluasi dari pelaksanaan kegiatan Festival Literasi agar tujuannya guna meningkatkan kegemaran membaca dan literasi bagi pelajar dan masyarakat dapat tercapai," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi Nuim Hayat di Sigi, Kamis.
Ia menuturkan saat ini literasi tidak lagi sebatas pengertian orang bisa baca tulis melainkan literasi ini sudah harus masuk dalam semua bidang seperti literasi budaya, digital, dan elektronik
"Bentuk literasi saat ini sudah banyak yakni literasi keuangan, literasi data, hingga literasi budaya," ucapnya.
Menurut dia, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sigi dapat melakukan sosialisasi kepada pelajar dan masyarakat terkait pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari.
"Tentunya ini menjadi bahan edukasi dalam rangka pelaksanaan Festival Literasi dan harapannya ke depan lebih bagus lagi," sebutnya.
Saat ini berdasarkan data Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sigi bahwa terdapat sebagian yang memiliki fasilitas perpustakaan aktif yakni 20 desa mendapat bantuan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dan 60 desa menerima hibah buku dari Pemprov Sulteng.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sigi juga terus berupaya mendorong peningkatan jumlah Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di seluruh wilayah daerah tersebut.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026