Jumat, 31 Juli 2026 - 19:45 WIB
Jakarta, VIVA – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Anindya Bakrie menegaskan pihaknya siap membantu pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.
Baca Juga
Hal ini sebagai upaya membawa Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Komitmen itu disampaikan Anindya Bakrie dalam pertemuan pengusaha KADIN pusat dan daerah seluruh Indonesia dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.
Baca Juga
Anindya mengatakan target tersebut dapat dicapai melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah dan dunia usaha.
"Ekonomi Indonesia sudah tumbuh selama 20 tahun sebesar 5 persen. Tetapi kita ketahui bahwa untuk bisa naik kelas melewati middle income trap, kita mesti bertahap menuju 8 persen. Kami melihat apabila kita bekerja sama, ini merupakan suatu hal yang sangat mungkin dilakukan," kata dia.
Baca Juga
Dua mengatakan KADIN merupakan mitra strategis pemerintah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987. Oleh karena itu, organisasi tersebut terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat maupun daerah untuk memperkuat perekonomian nasional.
Menurutnya, sekitar 92 persen produk domestik bruto (PDB) Indonesia berasal dari konsumsi masyarakat, investasi swasta, dan ekspor. Kondisi tersebut mendorong KADIN mengambil peran aktif dalam memperkuat sektor-sektor tersebut dengan melibatkan UMKM, koperasi, BUMN, BUMD, perusahaan besar, asosiasi, dan himpunan usaha.
Dia mengatakan KADIN sejak awal pemerintahan Presiden Prabowo telah mengonsolidasikan kekuatan organisasi dan menjalankan empat program cepat (quick wins), yakni Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Gotong Royong, Satgas Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), perlindungan dan peningkatan kapasitas pekerja migran Indonesia, serta renovasi rumah tidak layak huni.
Selain itu, kata dia, KADIN juga memperkuat diplomasi ekonomi melalui pembentukan Kadin Global Engagement Office (GEO) untuk mengawal berbagai peluang investasi, perdagangan, dan industrialisasi hasil kerja sama pemerintah dengan mitra luar negeri.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Anindya menambahkan KADIN menyambut baik langkah pemerintah melakukan evaluasi dan penguatan berbagai program ekonomi. Menurut dia, kebijakan tersebut diterima positif oleh pasar dan tercermin dari penegasan kembali (reaffirmation) peringkat Indonesia oleh sejumlah lembaga internasional.
Dia juga menyatakan kesiapan KADIN bekerja sama dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dalam mendorong investasi nasional.
Halaman Selanjutnya
"Kami berharap KADIN bisa bekerja sama dan bahu-membahu dengan pemerintah. Mudah-mudahan Bapak Presiden selalu sehat dan bisa memimpin kita bukan saja keluar dari tantangan ini, tetapi juga bisa maju menuju 8 persen," pungkas dia. (Ant)