Kantor Pos Jayapura catat pendapatan Rp13,4 miliar di semester pertama 2026

Kantor Pos Jayapura catat pendapatan Rp13,4 miliar di semester pertama 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 12:51 WIB

Image Print

Executive General Manager KCU Kantor Pos Jayapura Yudi Bayu Wardhana. ANTARA/Qadri Pratiwi

Jayapura, Papua (ANTARA) - Kantor Cabang Umum (KCU) Kantor Pos Jayapura, Papua, membukukan pendapatan sebesar Rp13,4 miliar pada semester I 2026 atau meningkat 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp10,8 miliar.

Executive General Manager KCU Kantor Pos Jayapura Yudi Bayu Wardhana di Jayapura, Jumat, mengatakan pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh meningkatnya kinerja bisnis kurir, logistik, dan ritel yang didorong tingginya transaksi pengiriman dari berbagai platform marketplace.

"Kalau dibandingkan dengan semester I tahun lalu, pendapatan kami meningkat sekitar 23 persen. Dari sekitar Rp10,8 miliar pada 2025 menjadi Rp13,4 miliar pada 2026," katanya.

Menurut Yudi, peningkatan terbesar berasal dari segmen ritel yang mencatat pertumbuhan sekitar 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kinerja tersebut didukung meningkatnya volume kiriman barang dari pelaku usaha dan transaksi perdagangan melalui marketplace.

"Kami memiliki keunggulan berupa jaringan layanan yang menjangkau wilayah yang lebih luas di Tanah Papua, sehingga tetap mampu melayani pengiriman hingga daerah yang belum memiliki kantor pos," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya mencatat pertumbuhan pendapatan masih mencapai sekitar 87 persen dari target semester pertama 2026.

"Target logistik kami memang cukup tinggi. Di Papua tantangan utamanya adalah biaya dan ketersediaan angkutan untuk meneruskan kiriman ke berbagai daerah," katanya lagi.

Dia menambahkan pada sektor jasa keuangan pihaknya mencatat penurunan sekitar 20 persen dibandingkan semester pertama tahun lalu yang terutama layanan pembayaran (payment point) seiring meningkatnya penggunaan aplikasi perbankan dan pembayaran digital oleh masyarakat.

"Sejumlah layanan jasa keuangan masih menunjukkan pertumbuhan, seperti layanan pembayaran pensiun, pembiayaan pensiunan melalui mitra, serta produk asuransi," ujarnya.

Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026