Hervin Saputra
| 17 Agustus 2026, 19:43 WIB

Eks gelandang Barcelona, Sergio Busquets, saat berfoto sebagai asisten pelatih Barca Atletic, Juliano Belletti, di Barcelona, Senin (17/8/2026). X/Barca Atletic.
AKURAT.CO, Sejauh-jauh anak pergi, akhirnya pulang ke rumah juga. Agaknya ungkapan tersebut tepat untuk disematkan kepada eks gelandang Barcelona, Sergio Busquets.
Ya, setelah tiga tahun meninggalkan Barcelona sebagai pemain pada 2023, Sergio Busquets kini kembali ke klubnya untuk menjadi bagian dari staf kepelatihan tim junior.
AS menyebut bahwa Sergio Busquets kini mengisi posisi asisten pelatih Barca Atletic yang merupakan tim junior atau cadangan skuad utama Barcelona.
Busquets akan membantu Pelatih Kepala Barca Atletic yang juga eks pemain Barcelona, Juliano Belletti, untuk membawa tim tersebut naik dari divisi keempat yang saat ini mereka ikuti.
Eks gelandang berusia 38 tahun tersebut akan menjalani kiprahnya sebagai asisten Belletti sambil menyelesaikan kursus pelatih yang sedang ditempuhnya.
Setelah 16 tahun sebagai pemain Barcelona dimulai dengan semusim di Barcelona B pada 2007-2008, Busquets hengkang ke Inter Miami pada 2023.
Di klub Liga Sepakbola Amerika Serikat itu ia bertemu kembali dengan mantan rekan setimnya semasa di Barcelona. Yakni Lionel Messi, Luis Suarez, dan Jordi Alba.
https://www.akurat.co/bola/812334/sergio-busquets-resmi-pensiun-tinggalkan-sejarah-panjang-gelandang-bertahan-paling-ikonik
Busquets memutuskan pensiun pada September tahun lalu dengan Inter Miami sebagai klub terakhirnya.
Jalan melatih menjadi pilihan Busquets pasca pensiun dan ia memulai perjalanan mengikuti jejak senior dan mantan pelatihnya: Pep Guardiola dan Luis Enrique.
Guardiola adalah pelatihnya semasa di Barcelona B pada 2007 sekaligus membawanya naik ke tim utama pada 2008.
Adapun Enrique memulai karier kepelatihan di Barcelona B sebagai pengganti Barcelona dan bertahan di sana sampai 2011.
Enrique sempat melatih Celta Vigo dan AS Roma sebelum pulang ke Barcelona pada 2014 di mana Busquets adalah salah satu pemainnya.
Dengan dua pelatih tersebut, Busquets dua kali meraih treble. Yakni pada 2009 dan 2015.
Bekerja di tim kedua juga berarti Busquets akan banyak terhubung dengan pelatih tim utama Barcelona saat ini, Hansi Flick.
Pasalnya, Flick dikenal gandrung menggunakan pemain-pemain Akademi La Masia dari tim cadangan.
Beberapa di antaranya diikutsertakan dalam pramusim yang baru saja rampung. Di antaranya adalah Hamza Abdelkarim dan Shane Kluivert.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
H
H




