Baca Juga: Kiai Sepuh Lirboyo Soroti Dugaan Pengondisian Jelang Muktamar NU ke-35
BeZakat 2026 untuk Jurusan Apa Saja?
BeZakat 2026 diperuntukkan bagi mahasiswa S1 dari perguruan tinggi yang diutamakan memiliki akreditasi A atau Unggul. Program studi yang menjadi sasaran berasal dari sejumlah rumpun ilmu.
Bidang studi yang dapat mengikuti program ini meliputi:
Ilmu sains dan teknik
Ilmu kesehatan
Ilmu pertanian
Ilmu ekonomi
Ilmu hukum dan sosial
Zakat dan wakaf
Pendidikan
BeZakat 2026 memberikan pembiayaan pendidikan hingga maksimal 48 bulan atau empat tahun, sesuai ketentuan program dan masa studi penerima.
Syarat Daftar BeZakat 2026
Calon pendaftar BeZakat 2026 harus memenuhi sejumlah persyaratan administrasi dan ketentuan program. Berikut syarat yang perlu diperhatikan:
Beragama Islam.
Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
Memiliki ijazah atau surat tanda tamat belajar SMA, SMK, STM, MA, atau sederajat. Lulusan satuan pendidikan berbasis pesantren, muadalah, atau pendidikan Islam lainnya di bawah binaan Kemenag dan Kemendikdasmen juga dapat mendaftar.
Memiliki nilai rapor semester 1 sampai 5 dengan rata-rata minimal 80.
Memiliki bukti telah lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui Letter of Acceptance (LoA), dokumen penerimaan, tangkapan layar, dan atau KRS yang mencantumkan program studi.
Melampirkan invoice atau surat tagihan UKT resmi dari perguruan tinggi serta bukti pembayaran UKT semester 1.
Menandatangani surat pernyataan komitmen dan pakta integritas bermaterai Rp10.000 bersama orang tua atau wali.
Memiliki surat rekomendasi dari kepala satuan pendidikan, tokoh agama, organisasi masyarakat, PTN, PTKIN, BAZNAS, atau LAZ.
Memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
Memiliki slip gaji orang tua atau wali maupun surat keterangan penghasilan yang menunjukkan kategori asnaf fakir miskin.
Memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) sekolah jika ada.
Melampirkan bukti tangkapan layar cek desil dari situs Cek Bansos Kemensos.
Melampirkan dokumen foto kondisi rumah dan bukti pembayaran listrik tiga bulan terakhir.
Melampirkan surat keterangan yatim bagi pendaftar yang berstatus yatim.
Memiliki bukti prestasi akademik maupun nonakademik, khususnya prestasi di bidang dakwah atau keagamaan.
Menulis personal statement dengan tema "Perjalanan Hidupku dan Mimpiku untuk Memberi Manfaat" maksimal 1.500 kata.
Menulis esai proyek perubahan maksimal 1.500 kata.
Mengikuti pendidikan secara penuh waktu dan bersedia tidak bekerja selama masa studi.
Bersedia mengikuti pembinaan.
Tidak sedang mengajukan beasiswa pada instansi lain dan tidak menerima pendanaan ganda.
Belum pernah menyelesaikan studi pada jenjang S1.
Bersedia tidak pindah program studi atau perguruan tinggi selama masa penerimaan beasiswa.
Bersedia berkontribusi setelah menyelesaikan studi.
Baca Juga: Beasiswa Chevening 2026: Syarat, Benefit, dan Cara Daftar S2 Gratis di Inggris
Pendaftar juga harus memenuhi ketentuan dalam pakta integritas, termasuk berkomitmen terhadap Pancasila dan NKRI, tidak terlibat tindak pidana atau penyalahgunaan narkoba, tidak merokok atau menggunakan rokok elektronik, menjalankan salat lima waktu, tidak mendaftar sebagai ASN selama menjadi penerima beasiswa, serta bersedia menunda pernikahan selama masa studi.
Selain itu, penerima BeZakat diwajibkan memberikan data yang benar dan akurat serta mematuhi seluruh ketentuan program.
Dokumen Pendaftaran BeZakat 2026
Selain memenuhi persyaratan, calon peserta perlu menyiapkan sejumlah dokumen untuk diunggah dalam sistem pendaftaran.
Dokumen yang perlu disiapkan meliputi:
Data diri pendaftar dan orang tua atau wali.
Pas foto terbaru ukuran 3x4 dengan latar belakang merah.
Scan KTP dan kartu keluarga.
Scan KTP orang tua atau wali.
Scan ijazah atau surat tanda tamat belajar.
Scan nilai rapor semester 1 sampai 5 dengan rata-rata minimal 80.
Bukti kelulusan atau LoA dan KRS.
Invoice UKT resmi dan bukti pembayaran UKT semester 1.
Surat pernyataan komitmen dan pakta integritas bermaterai.
Surat rekomendasi.
Surat Keterangan Tidak Mampu atau SKTM.
Slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua atau wali.
Bukti cek desil dari Kemensos.
KIP sekolah jika ada.
Dokumen PDF berisi foto rumah dan bukti pembayaran listrik.
Surat keterangan yatim jika relevan.
Surat keterangan prestasi jika ada.
Personal statement.
Esai proyek perubahan.
Pastikan seluruh dokumen yang diunggah sesuai dengan ketentuan dan dapat terbaca dengan jelas. Pendaftar juga perlu memeriksa kembali kesesuaian data sebelum mengirimkan formulir.
Jadwal Seleksi BeZakat 2026
Pendaftaran BeZakat 2026 dibuka dalam beberapa tahapan. Berikut jadwal lengkapnya:
Pendaftaran: 24 Agustus sampai 7 September 2026
Seleksi administrasi: 8 sampai 15 September 2026
Pengumuman hasil administrasi: 17 September 2026
Wawancara potensi diri, ruhiyah, dan akademik: 23 September sampai 9 Oktober 2026
Pengumuman hasil wawancara: 14 Oktober 2026
Wawancara komitmen dan kepribadian bersama orang tua atau wali: 21 Oktober sampai 5 November 2026
Pengumuman kelulusan: 18 November 2026
Orientasi calon penerima: Desember 2026
Dengan banyaknya dokumen yang harus disiapkan, calon peserta sebaiknya tidak menunggu hingga mendekati batas akhir pendaftaran.
Cara Daftar BeZakat 2026
Pendaftaran BeZakat 2026 dilakukan secara online melalui portal pendaftaran yang disediakan Kemenag.
Berikut langkah yang perlu dilakukan:
Buka portal pendaftaran BeZakat 2026.
Buat akun atau masuk ke akun pendaftaran.
Isi data diri pendaftar dan orang tua atau wali.
Lengkapi informasi pendidikan dan perguruan tinggi.
Unggah pas foto serta dokumen persyaratan.
Unggah LoA atau bukti penerimaan dan KRS.
Unggah invoice UKT dan bukti pembayaran UKT semester 1.
Lengkapi personal statement dan esai proyek perubahan.
Periksa kembali seluruh data dan dokumen.
Kirim formulir pendaftaran dan simpan bukti pendaftaran.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui portal resmi Kemenag berikut:
Portal Pendaftaran BeZakat 2026
Pendaftar disarankan menggunakan portal resmi tersebut dan berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan jasa pendaftaran atau meminta data pribadi dengan mengatasnamakan BeZakat.
Apakah BeZakat 2026 Fully Funded?
Ya, BeZakat 2026 merupakan program beasiswa dengan skema fully funded atau pembiayaan penuh. Bantuan pendidikan diberikan hingga maksimal 48 bulan atau empat tahun sesuai ketentuan program.
Program ini dapat menjadi salah satu pilihan bagi calon mahasiswa S1 yang membutuhkan dukungan pembiayaan untuk menempuh pendidikan di PTN maupun PTKIN.
Baca Juga: Inilah 5 Kriteria Penilaian KPLB untuk ASN, Bukan Cuma Prestasi dan Penghargaan
FAQ
Kapan pendaftaran BeZakat 2026 dibuka?
Pendaftaran BeZakat 2026 berlangsung pada 24 Agustus hingga 7 September 2026.
Siapa yang bisa mendaftar BeZakat 2026?
BeZakat 2026 dapat diikuti WNI beragama Islam yang memenuhi persyaratan program dan menempuh pendidikan S1 di PTN atau PTKIN sesuai ketentuan yang berlaku.
Apakah BeZakat 2026 fully funded?
Ya. BeZakat 2026 memberikan pembiayaan pendidikan dengan skema fully funded hingga maksimal 48 bulan atau empat tahun sesuai ketentuan program.
Apa saja syarat daftar BeZakat 2026?
Syaratnya antara lain beragama Islam, WNI, memiliki nilai rapor minimal rata-rata 80, telah diterima di perguruan tinggi sesuai ketentuan, memenuhi kriteria ekonomi, memiliki surat rekomendasi dan SKTM, serta melengkapi dokumen dan esai yang dipersyaratkan.