Sorong (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kanwil Kemenhaj) Papua Barat melaporkan sebanyak 439 jamaah haji asal Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya telah menuntaskan rangkaian ibadah haji pada musim haji 2026.
Kepala Kanwil Kemenhaj Papua Barat, Aziz Hegemur dalam rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2026 yang berlangsung di Kota Sorong, Jumat, mengatakan seluruh jamaah diberangkatkan melalui dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 25 dan Kloter 26 Embarkasi Makassar.
Ia menjelaskan Kloter 25 terdiri atas 386 jamaah, didampingi dua petugas kloter yang meliputi ketua kloter dan pembimbing ibadah, dua petugas kesehatan, serta dua Petugas Haji Daerah (PHD), sehingga total anggota kloter tersebut mencapai 393 orang.
Sementara itu, Kloter 26 mengangkut 46 jamaah yang bergabung dengan jamaah dari daerah lain melalui Embarkasi Makassar.
"Secara keseluruhan terdapat 439 jamaah haji asal Papua Barat dan Papua Barat Daya, termasuk tujuh orang petugas yang mendampingi selama penyelenggaraan ibadah haji," katanya.
Menurut dia, secara umum kondisi kesehatan jamaah selama fase operasional haji terpantau baik. Capaian tersebut didukung oleh sinergi antara Kanwil Kemenhaj dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, serta dinas kesehatan di kedua provinsi.
Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada jamaah haji sejak masa persiapan hingga kepulangan ke Tanah Air.
Aziz juga mengungkapkan bahwa pada Rapat Kerja Nasional Kesehatan Haji, Provinsi Papua Barat memperoleh penghargaan sebagai daerah terbaik pada kategori sistem akuntabilitas kesehatan dari Menteri Kesehatan.
Di sisi lain, Kanwil Kemenhaj turut menyampaikan duka cita atas wafatnya seorang jamaah haji asal Papua Barat yang meninggal dunia di Embarkasi Makassar setelah kembali dari Tanah Suci.
"Semoga almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujarnya.
Selain itu, hingga saat ini masih terdapat satu orang jamaah asal Papua Barat yang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Madinah.
Kakanwil Kemenhaj berharap jamaah tersebut segera pulih sehingga dapat kembali ke Tanah Air dan berkumpul bersama keluarga.
Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.