Kemenimipas siapkan klinik lapas layani CKG masyarakat umum

Kemenimipas siapkan klinik lapas layani CKG masyarakat umum

Senin, 10 Agustus 2026 20:43 WIB

Image Print

Menteri Imipas Agus Andrianto bersama Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus meninjau kegiatan pemeriksaan katarak dan CKG di Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta, Senin (10/8/2026). ANTARA/Laily Rahmawaty

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) berupaya meningkatkan fasilitas klinik di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) agar dapat melayani program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat sekitar.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto di Jakarta, Senin, mengatakan pihaknya telah menyurati Kementerian Kesehatan untuk meminta dukungan peningkatan fasilitas kesehatan di klinik lapas dan rutan.

"Kami kemarin buat surat untuk minta supaya klinik-klinik kami yang ada di lapas dan rutan ini ditambah fasilitas kesehatannya sehingga kami bukan hanya bisa memberikan pelayanan kepada warga binaan pemasyarakatan, namun juga bisa memberikan pelayanan kepada warga sekitar," katanya.

Agus mengatakan Kemenimipas memiliki jaringan 532 lapas dan rutan di seluruh Indonesia yang dapat mendukung pelaksanaan program kesehatan pemerintah hingga ke daerah.

"Kami siap untuk menjadi kepanjangan tangan Kemenkes untuk sama-sama menyukseskan program pemerintah dalam melakukan pemeriksaan kesehatan gratis," katanya.

Kemenimipas bersama Kementerian Kesehatan juga menjalankan skrining tuberkulosis (TBC), pemeriksaan rontgen dada, serta CKG dengan sasaran sekitar 278 ribu warga binaan di 532 lapas dan rutan di seluruh Indonesia.

Program tersebut juga menyasar ribuan petugas pemasyarakatan dan masih berlangsung dengan target penyelesaian hingga akhir 2026.

Pada Senin, Kemenimipas menggelar pemeriksaan katarak dan CKG di Rumah Sakit Umum Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta, bagi warga binaan, petugas pemasyarakatan, serta masyarakat umum.

Kegiatan tersebut menyasar 81 masyarakat umum serta 81 warga binaan dan petugas pemasyarakatan di wilayah DKI Jakarta.

Agus mengatakan kegiatan pemeriksaan dan penanganan katarak juga direncanakan dilanjutkan di wilayah kerja pemasyarakatan lainnya di Indonesia.

Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026