Kemensos: Jumlah siswa dalam Program Sekolah Rakyat capai 45 ribu hingga 2026 - ANTARA News Jawa Barat

Bandung (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat jumlah peserta didik Sekolah Rakyat mencapai sekitar 45.000 siswa pada 2026, setelah pemerintah menambah alokasi peserta didik sebanyak 30.000 siswa pada tahun ajaran baru.

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf di Bandung, Kamis, mengatakan penambahan jumlah siswa tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga rentan yang tidak sekolah, putus sekolah, maupun berpotensi putus sekolah.

"Tahun lalu ada lebih dari 15 ribu siswa Sekolah Rakyat. Tahun ini kita menambah alokasi menjadi 30 ribu siswa. Sampai tahun ini diperkirakan ada sekitar 45 ribu siswa Sekolah Rakyat tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas," katanya.

Ia menjelaskan Sekolah Rakyat berjalan sejak Juli 2025 melalui sekolah rintisan di 166 kabupaten/kota atau 166 titik dengan memanfaatkan gedung sementara milik pemerintah.

Program tersebut, kata dia, menyasar anak-anak yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), terutama mereka yang belum bersekolah pada usia yang seharusnya, tidak sekolah atau mengalami risiko putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

Menurut Saifullah, pemerintah saat ini juga mulai membangun gedung permanen Sekolah Rakyat secara bertahap di setiap daerah di Indonesia.

Ia menyebut bahwa lebih dari 100 titik pembangunan telah berjalan dengan kapasitas setiap gedung dapat menampung lebih dari 2.000 hingga sekitar 2.500 siswa.

"Gedung permanen ini secara bertahap akan dibangun dan akan menampung lebih dari 2.000 siswa. Sesuai arahan Bapak Presiden, paling tidak pada 2029, Sekolah Rakyat ditargetkan bisa menampung hampir satu juta siswa," ujarnya.

Ia mengatakan Sekolah Rakyat menggunakan sistem pendidikan berasrama dengan pembinaan selama 24 jam untuk menghadirkan lingkungan belajar berkualitas bagi peserta didik.

Ia menambahkan pemerintah terus membuka kolaborasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk mempercepat penyediaan lahan serta pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemensos: Jumlah siswa Program Sekolah Rakyat capai 45 ribu pada 2026

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.