Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
Laporan dari Malaysia
Wahyu Setyo Widodo - detikTravel
Jumat, 07 Agu 2026 22:10 WIB
Kuala Lumpur - Meski masih dalam satu rumpun, tetapi Malaysia dan Indonesia punya perbedaan dalam hal bahasa. Seringkali, perbedaan ini mengundang tawa bagi turis Indonesia.
Saat traveling ke Malaysia, turis dari Indonesia akan melihat beberapa perbedaan bahasa. Meski masih satu rumpun bangsa Melayu, tapi bahasa kedua negara berbeda nyata. detikTravel melihat tanda ini di toilet Malaysia, Orang Kurang Upaya artinya berarti penyandang disabilitas. (Wahyu/detikTravel)
Kalau ini, Balai Bomba dan Penyelamat atau dalam bahasa Indonesia berarti Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan SAR (Search dan Rescue) yang berada di Jalan Tun Razak, Kuala Lumpur. (Wahyu/detikTravel)
Istilah bahasa Malaysia untuk menyebut Money Changer adalah Pengurup Wang, jadi jangan bingung ya traveler. Kalau melihat sign Pengurup Wang, berarti traveler bisa menukarkan uang di sini. (Wahyu/detikTravel)
Kalau ini saat detikTravel membeli air di minimarket. Tulisannya air mineral semulajadi. Mungkin dalam bahasa Indonesia artinya Air Mineral Siap Minum. (Wahyu/detikTravel)
Buat cewek-cewek, saatnya mempercantik diri di Pusat Persolekan alias salon kecantikan. detikTravel melihat sign ini di kawasan Bukit Bintang. (Wahyu/detikTravel)
Traveler akan sering melihat bus ini lalu lalang di Kuala Lumpur. Bas Persiaran atau dalam bahasa Indonesia bisa disebut bus pariwisata ya (Wahyu/detikTravel)
Nah, ini istilah penting yang harus traveler paham, Emergency Exit atau pintu keluar darurat di dalam bus kalau dalam bahasa Malaysia disebut Cermin Kecemasan. (Wahyu/detikTravel)