Lampung perkuat pemantauan harga pangan saat kemarau
Kamis, 27 Agustus 2026 20:33 WIB
Ilustrasi- Bahan pangan yang ada di salah satu pasar tradisional di Kabupaten Lampung Selatan. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Kami akan memastikan agar Bulog bisa melakukan intervensi dan penetrasi pasar
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berupaya memperkuat pemantauan harga dan distribusi pangan guna mengantisipasi gangguan pasokan pangan akibat kemarau.
"Kami akan memastikan agar Bulog bisa melakukan intervensi dan penetrasi pasar, sehingga harga di tingkat pengecer sesuai dengan standar yang ada," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Kamis.
Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung juga akan berkoordinasi dengan dinas perindustrian dan perdagangan untuk memastikan harga pangan di pasar sesuai ketentuan.
"Stok pangan kita cukup. Walaupun sudah mulai mengalami kekeringan karena kemarau, stok bahan pangan pokok yang ada di Bulog juga masih mencukupi," katanya.
Dia menjelaskan Pemerintah Provinsi Lampung juga akan memperkuat pemantauan harga dan distribusi pangan bersama pemerintah kabupaten dan kota serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
"Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan pasokan akibat kemarau, serta menjaga daya beli masyarakat. Dan stok pangan di Lampung masih mencukupi meski mulai memasuki musim kemarau," ujar dia.
Menurut dia, salah satu bahan pangan seperti daging ayam secara umum kondisinya masih aman. Namun perlu dilakukan pengawasan secara berkala di sejumlah daerah yang memiliki indeks harga yang relatif tinggi.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pangan Provinsi Lampung, harga pangan di provinsi tersebut pada Kamis (27/8), beras premium memiliki harga Rp15.040 per kilogram, beras medium Rp13.154 kilogram, kedelai biji kering Rp11.224 per kilogram, bawang merah Rp30.850 per kilogram, bawang putih Rp32.851 per kilogram, cabai merah keriting Rp36.323 per kilogram, cabai rawit merah Rp53.150 per kilogram, dan daging sapi Rp140.008 per kilogram.
Kemudian daging ayam Rp38.399 per kilogram, telur ayam ras Rp25.855 per kilogram, gula Rp18.087 per kilogram, minyak goreng kemasan Rp20.842 kilogram, tepung terigu curah Rp9.663 per kilogram, serta minyak goreng curah Rp18.452 per kilogram.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.