Ledakan di dalam terowongan di India tewaskan 25 pekerja
Jumat, 24 Juli 2026 13:35 WIB
Kondisi mobil-mobil hancur akibat ledakan di dekat Gerbang No. 1 Stasiun Metro Red Fort di New Delhi, India, Senin (10/11/2025). Ledakan mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan 12 orang luka-luka. ANTARA FOTO/Sanjeev Verma/Hindustan Times/rwa.
New Delhi (ANTARA) - Seluruh 25 orang yang terjebak di dalam terowongan setelah terjadi ledakan di wilayah timur laut India ditemukan meninggal dunia, kata pihak berwenang setempat, Kamis (23/7).
Korban terjebak sejak Senin (20/7) di terowongan yang masih dibangun untuk proyek pembangkit listrik tenaga air di Distrik Namchi, Negara Bagian Sikkim.
Perusahaan listrik milik negara, National Hydroelectric Power Corporation (NHPC), menyatakan ledakan dipicu oleh semburan mendadak yang diduga berasal dari gas metana di dalam bebatuan.
Ledakan tersebut menghasilkan kepulan asap pekat dan gas beracun yang memerangkap para pekerja di dalam terowongan.
Dari 25 korban, sebanyak 19 orang merupakan pekerja Patel Engineering Limited.
Baca juga: Ledakan dahsyat di Myanmar tewaskan lebih dari 45 orang
Baca juga: Polisi mendalami ledakan petasan di rumah yang tewaskan satu orang
Pihak berwenang menyatakan operasi pencarian dan penyelamatan berakhir pada Kamis setelah berlangsung selama empat hari dengan melibatkan berbagai lembaga penyelamat.
"Secara tragis, seluruh 25 orang tersebut meninggal dunia, dan jenazah mereka berhasil dievakuasi selama operasi berlangsung," demikian bunyi pernyataan pihak berwenang tersebut.
Berdasarkan temuan awal, ledakan diduga disebabkan oleh kebocoran gas yang mudah terbakar.
Namun, pihak berwenang menegaskan penyebab pasti insiden tersebut baru akan dipastikan setelah penyelidikan mendalam oleh tim ahli.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ledakan dalam terowongan di India tewaskan 25 pekerja
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026