
Liverpool bersiap memulai rangkaian pramusim dengan menghadapi Sunderland dalam laga uji coba di Nashville, Mingu (26/7/2026). Namun, jelang dimulainya agenda tersebut, perhatian publik Anfield kembali tertuju pada aktivitas transfer yang masih jauh dari kata selesai.
Meski sudah mendatangkan Jeremy Jacquet dan Victor Munoz, skuad asuhan Andoni Iraola dinilai masih membutuhkan tambahan pemain, terutama di sektor kanan yang dianggap kehilangan keseimbangan sejak kepergian Mohamed Salah.
McAteer Soroti Dua Posisi yang Harus Segera Diperkuat
Mantan gelandang Liverpool, Jason McAteer, menilai klub lamanya harus memprioritaskan perekrutan pemain di posisi bek kanan dan penyerang sayap kanan.
Menurutnya, Liverpool beberapa kali kesulitan musim lalu karena Conor Bradley dan Jeremie Frimpong bergantian mengalami masalah. Frimpong juga dianggap lebih cocok bermain sebagai wing-back ketimbang bek kanan murni, sehingga lini tersebut belum memberikan kestabilan.
McAteer bahkan menyebut kondisi itu ikut memengaruhi performa Mohamed Salah sebelum sang penyerang akhirnya meninggalkan Anfield.
Ia menilai Liverpool membutuhkan pemain yang benar-benar siap memberi dampak instan, bukan sekadar prospek untuk masa depan.
BACA JUGA:
Nama Diomande sempat dikaitkan dengan The Reds. Namun, peluang merekrut pemain tersebut disebut semakin sulit setelah Paris Saint-Germain berada di posisi terdepan dalam perburuan tanda tangannya.
Nilai transfer Diomande juga tidak murah. Pemain itu diperkirakan dibanderol lebih dari £100 juta, atau sekitar Rp2,2 triliun.
McAteer mengakui Diomande sempat menunjukkan beberapa penampilan menjanjikan di Piala Dunia bersama Pantai Gading. Namun, menurutnya, sorotan justru lebih banyak tertuju kepada pemain muda lain seperti Ayyoub Bouaddi dan Lamine Yamal.
Dengan harga setinggi itu, McAteer berharap Diomande mampu tampil jauh lebih dominan di panggung sebesar Piala Dunia.
Barcola Dinilai Lebih Layak Didatangkan
Jika harus memilih, McAteer justru lebih menyarankan Liverpool mengejar Barcola.
Ia menilai winger asal Prancis tersebut sudah memperlihatkan kedewasaan bermain yang lebih matang sepanjang Piala Dunia dibandingkan Diomande.
Bagi McAteer, pengalaman musim lalu menjadi pelajaran bahwa Liverpool tidak selalu bisa mengandalkan pemain yang masih berstatus proyek jangka panjang. Klub membutuhkan sosok yang lebih siap langsung berkontribusi.
Liverpool Resmikan Bek Muda Isaiah Bryan
Di tengah ramainya spekulasi transfer tim utama, Liverpool juga menyelesaikan perekrutan pemain muda.
Bek tengah berusia 14 tahun, Isaiah Bryan, resmi bergabung setelah meninggalkan West Brom. Liverpool disebut mengalahkan Aston Villa dalam persaingan mendapatkan tanda tangannya.
Kepindahan Bryan dilaporkan melibatkan biaya kompensasi sekitar £200.000, atau setara Rp4,4 miliar, dan bukan nilai transfer resmi.
Melalui akun Instagram pribadinya, Bryan mengaku bangga bisa menjadi bagian dari Liverpool.
Ia menyebut bergabung dengan klub sebesar Liverpool merupakan sebuah kehormatan dan mengaku sudah tidak sabar memulai petualangan baru bersama rekan-rekan setimnya di akademi The Reds.
Jika target utama memang mengembalikan Liverpool bersaing di papan atas, merekrut pemain yang sudah terbukti tampil konsisten bisa menjadi langkah yang lebih aman dibanding bertaruh pada potensi semata.
Dapatkan berita dengan ulasan mendalam, serta kabar terbaru hanya di Gilabola.com.
- TAGS
- Bursa Transfer
- Liverpool