Jakarta -
Jorge Lorenzo menilai Marc Marquez masih memiliki satu keunggulan besar yang tidak dimiliki para rivalnya dalam persaingan gelar MotoGP 2026.
Mantan pebalap yang pernah menjadi rekan setim Marquez di Repsol Honda itu menyebut ada tiga "kartu truf" yang bisa menjadi pembeda dalam perebutan gelar musim ini. Ketiganya adalah Aragon, Phillip Island, dan Valencia, sirkuit yang memiliki lebih banyak tikungan ke kiri atau berlawanan arah jarum jam.
"Dia memiliki tiga kartu truf yang tidak dimiliki pebalap lain, yakni Aragon, Phillip Island, dan Valencia," kata Lorenzo dalam podcast Duralavita, seperti dikutip Motosan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika dia tiba di sana dengan klasemen yang masih sangat ketat, dia bisa memiliki keunggulan kompetitif yang besar. Pebalap lain tidak memiliki senjata seperti itu."
Lorenzo meyakini karakter tiga sirkuit tersebut sangat cocok dengan gaya membalap Marquez.
"Saya pikir ketika balapan digelar di trek dengan dominasi tikungan kiri seperti tiga sirkuit itu, peluang Marc untuk menang mencapai 80 hingga 90 persen. Di trek yang didominasi tikungan kanan, persaingan jauh lebih seimbang. Perebutan gelar musim ini menjadi sangat menarik," ujarnya.
Pendapat Lorenzo bukan tanpa alasan. Setelah sempat tertinggal hingga 102 poin dari Jorge Martin saat kembali membalap usai operasi pada MotoGP Italia di Mugello, Marquez perlahan memangkas selisih menjadi hanya 18 poin.
Pebalap Ducati Lenovo itu memenangi tiga dari empat balapan terakhir, ditambah dua kemenangan Sprint, sehingga kembali masuk dalam persaingan juara dunia.
Kehebatan Marquez di sirkuit berkarakter tikungan kiri juga sudah terbukti. Pada MotoGP Jerman pekan lalu, ia meraih kemenangan ke-10 di kelas utama di Sachsenring, menyamai rekor Giacomo Agostini sebagai pebalap dengan kemenangan terbanyak di satu lintasan.
Aragon juga menjadi salah satu trek favorit Marquez. Ia sudah mengoleksi delapan kemenangan di sana, termasuk menjadi lokasi kemenangan pertamanya bersama Ducati pada musim 2024.
Meski catatannya di Valencia tidak seimpresif Aragon maupun Sachsenring, Lorenzo tetap yakin karakter lintasan tersebut akan memberikan keuntungan bagi Marquez apabila perebutan gelar masih berlangsung ketat hingga seri penutup musim.
(krs/krs)