Luka Modric Bertahan di AC Milan, Siap Pimpin Rossoneri Mengejar Gelar

AC Milan, Luka Modric

Perbesar

Gelandang asal Kroasia milik AC Milan, Luka Modric, melambaikan tangan kepada para penggemar di Milan, Italia, Senin, 4 Agustus 2025. (Marco Ottico/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Luka Modric dipastikan tetap berseragam AC Milan pada musim 2026-2027 setelah kedua pihak mengaktifkan klausul perpanjangan kontrak selama satu tahun. Keputusan tersebut membuat gelandang asal Kroasia itu kembali menjadi figur penting dalam proyek baru Rossoneri.

Manajemen Milan kini menyiapkan era baru bersama pelatih dan struktur klub yang telah diperbarui. Luka Modric juga akan memulai musim dengan bergabung bersama skuad dalam tur pramusim di Australia setelah masa libur berakhir.

Keputusan itu memperlihatkan kepercayaan besar Milan terhadap pengalaman dan kualitas sang gelandang. Meski usianya akan menginjak 41 tahun pada September mendatang, kontribusinya tetap dinilai penting di dalam maupun luar lapangan.

Proyek Baru Milan Masih Bertumpu pada Modric

Pemain Kroasia Luka Modric (kanan) menjaga pemain Inggris Declan Rice (kiri)

Perbesar

Pemain Kroasia Luka Modric (kanan) menjaga pemain Inggris Declan Rice (kiri) saat laga Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Kroasia di Arlington, Texas, dekat Dallas, Rabu, 17 Juni 2026. (AP Photo/Sam Hodde)

Modric tidak akan memulai musim dari Milan seperti tahun lalu, melainkan langsung bergabung dengan rekan setimnya di Perth, Australia. Program latihan berikutnya akan ditentukan pelatih Ruben Amorim bersama staf setelah mengevaluasi kondisi fisik sang pemain.

Penampilan terakhir Modric berlangsung pada 3 Juli saat membela Kroasia menghadapi Portugal di Piala Dunia 2026. Selama menjalani liburan, ia tetap menjaga kebugaran melalui latihan mandiri dan bermain padel untuk kegiatan amal di kampung halamannya, Zadar.

Ambisi Belum Selesai Bersama Rossoneri

Gelandang AC Milan, Luka Modric

Perbesar

Gelandang AC Milan, Luka Modric, merayakan gol timnya dalam laga Serie A antara Lecce dan AC Milan di Via del Mare, Lecce, Italia, Jumat, 29 Agustus 2025. (Giovanni Evangelista/LaPresse via AP)

Musim lalu, Modric mencatat 2.816 menit bermain bersama Milan sebelum cedera tulang pipi menghambat penampilannya pada akhir April. Catatan itu menjadi salah satu yang tertinggi sepanjang kariernya, tapi masih berada di bawah 3.216 menit saat membela Tottenham pada musim 2011-2012.

Pada musim baru, perannya diperkirakan lebih banyak bertumpu pada kepemimpinan dibanding beban fisik. Hasrat untuk membawa Milan kembali bersaing dan mengakhiri karier dengan prestasi menjadi alasan utama di balik keputusannya bertahan.

Liga Europa juga menjadi target yang ingin dilengkapi Modric dalam koleksi gelarnya. Ia terakhir tampil di kompetisi tersebut pada musim 2011-2012 bersama Tottenham sebelum klub asal London itu lolos ke Liga Champions.

Dukungan Keluarga dan Kontrak Baru

Marcus Thuram dari Inter Milan melakukan tekel terhadap Luka Modric dalam laga Serie A melawan AC Milan

Perbesar

Marcus Thuram dari Inter Milan melakukan tekel terhadap Luka Modric dalam laga Serie A melawan AC Milan di Milan, Italia, Minggu, 23 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Keluarga memiliki pengaruh besar dalam keputusan Modric melanjutkan karier di Italia. Istrinya, Vanja, bersama anak-anaknya, Ivano, Ema, dan Sofia merasa nyaman menjalani kehidupan di Milan, sementara Ema juga memperkuat tim akademi Rossoneri.

Modric sebenarnya memiliki sejumlah pilihan lain, termasuk pulang ke Dinamo Zagreb, klub yang membesarkan namanya. Namun, ia memilih bertahan bersama Milan meski klub kehilangan beberapa figur penting di jajaran manajemen dan kepelatihan.

Sebagai bagian dari kontrak baru, Modric tetap menerima gaji sebesar 3,5 juta euro per musim (sekitar Rp 72,3 miliar). Nilai tersebut sama seperti kontrak yang diterimanya pada musim sebelumnya.

Setelah laga UEFA Nations League melawan Spanyol pada 6 Oktober nanti, Modric juga akan mengakhiri kiprahnya bersama tim nasional Kroasia. Fokus penuh sang gelandang veteran selanjutnya hanya tertuju pada AC Milan.

Sumber: Sempre Milan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Wonderkid 15 Tahun Berpeluang Debut di Manchester United

Pentas Bola Dunia 2026

Pentas Bola Dunia 2026

  • Robert Lewandowski Tidak Melihat Versi Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia 20266 jam yang lalu

    Robert Lewandowski Tidak Melihat Versi Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
  • Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum17 jam yang lalu

    Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum
  • Gelandang Argentina Sindir Teori Konspirasi di Piala Dunia 202617 jam yang lalu

    Gelandang Argentina Sindir Teori Konspirasi di Piala Dunia 2026
  • Dipeluk usai Final Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Beberkan Pesan Lionel Messi18 jam yang lalu

    Dipeluk usai Final Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Beberkan Pesan Lionel Messi
  • Malaysia Siap Ikut Bersaing Jadi Tuan Rumah Piala Dunia19 jam yang lalu

    Malaysia Siap Ikut Bersaing Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
  • Thomas Tuchel Dituduh Ingin Dipecat usai Inggris Kandas di Piala Dunia 202621 jam yang lalu

    Thomas Tuchel Dituduh Ingin Dipecat usai Inggris Kandas di Piala Dunia 2026
  • Tokoh Global Puji Kesuksesan Meksiko Gelar Piala Dunia 20261 hari yang lalu

    Tokoh Global Puji Kesuksesan Meksiko Gelar Piala Dunia 2026
  • Presiden Liga Spanyol Desak Gianni Infantino Mundur dari FIFA, Ini Alasannya1 hari yang lalu

    Presiden Liga Spanyol Desak Gianni Infantino Mundur dari FIFA, Ini Alasannya
  • Emiliano Martinez Isyaratkan Pensiun dari Timnas Argentina usai Gagal Juara Piala Dunia 20261 hari yang lalu

    Emiliano Martinez Isyaratkan Pensiun dari Timnas Argentina usai Gagal Juara Piala Dunia 2026
  • Tradisi Pedri Tendang Penalti usai Rebut Gelar Bergengsi, Ayah Jadi Kiper1 hari yang lalu

    Tradisi Pedri Tendang Penalti usai Rebut Gelar Bergengsi, Ayah Jadi Kiper
  • Media Argentina Sorot Parade Juara Spanyol, Marc Cucurella Dituduh Sindir Tim Tango1 hari yang lalu

    Media Argentina Sorot Parade Juara Spanyol, Marc Cucurella Dituduh Sindir Tim Tango
  • FIFA Klarifikasi Isu Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 20261 hari yang lalu

    FIFA Klarifikasi Isu Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026

Lihat Selengkapnya