Mantap! Indonesia Segera Ekspor 1.000 Ton Beras Premium ke Malaysia

Lukman Nur Hakim Akurat.co

| 14 Agustus 2026, 21:08 WIB

Mantap! Indonesia Segera Ekspor 1.000 Ton Beras Premium ke Malaysia

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyaksikan Penandatanganan MoU Ekspor Beras ke Malaysia - AKURAT.CO/Lukman Nur Hakim

AKURAT.CO Indonesia bakal mengekspor beras ke Malaysia. Tahap awal ekspor akan dilakukan sebanyak 1.000 ton secara bertahap dengan harga Rp17.000 per kilogram (Kg).

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, rencana ekspor tersebut telah dibahas dengan Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia Datuk Seri Mohammad Bin Sabu.

“Nah sekarang kita ekspor ke Malaysia. Nah ini menarik, baru saja kami bicara dengan Menteri Pertanian Malaysia, Bapak Datu Sri Muhammad Sabu. Beliau mengapresiasi dan beliau akan mempercepat dan, kata-katanya tadi, memperkaya, maksudnya memperbanyak ekspor dari Indonesia ke Malaysia,” kata Amran dalam konferensi pers dikediamannya, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga: Harga Beras di Alor Tembus Rp30.000, Amran Perintahkan Bulog Turunkan Harga

Amran menyampaikan, ekspor perdana tersebut diupayakan dapat dilakukan pada pekan ini. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pasar ekspor beras Indonesia ke negara tetangga.

“Kalau ekspor ini kalau bisa, minggu ini diberangkatkan, 1.000 ton secara bertahap,” tambahnya.

Amran menyebut, peluang pasar beras Indonesia di Malaysia masih sangat besar. Kebutuhan beras untuk wilayah Sarawak saja mencapai sekitar 200.000 ton per tahun.

Sementara itu, kebutuhan beras Malaysia secara keseluruhan diperkirakan mencapai 1,5 juta hingga 1,7 juta ton per tahun.

Dari sisi harga, Amran menyebut beras yang akan diekspor merupakan beras premium. Harga yang disepakati berada di kisaran 3,9 ringgit per kilogram atau sekitar Rp17.000 per kilogram.

“Nah kita ini negara tetangga. Kulturnya, budayanya sama. Bahkan kita satu rumpun. Insya Allah harga yang diberikan per kilo 3,9 ringgit atau Rp17 per kilo,” tutur Amran.

Baca Juga: 80 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar, Mentan Amran Hitung Kerugian Capai Rp71 Triliun

Dia menegaskan beras yang diekspor ke Malaysia tersebut merupakan beras dengan kualitas premium dengan patahan 5%. “Premium. Rata-rata beras kita premium,” pungkasnya.