Menekraf: Seni perkuat diplomasi budaya dan peluang kolaborasi - ANTARA News Ambon, Maluku

Jakarta (ANTARA) - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya mengatakan pameran lukisan yang digelar SBY Art Community (SAC) di Taman Ismail Marzuki (TIM).Jakarta, dapat memperkuat diplomasi budaya melalui seni sekaligus memperluas peluang kolaborasi seniman lokal ke panggung global.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada SBY Art Community beserta para pelukis yang tergabung di dalamnya. Melalui karya-karya yang ditampilkan, para seniman menyampaikan respons dan refleksi terhadap situasi global yang terjadi saat ini. Gagasan tersebut kemudian dapat dinikmati dan dipahami oleh masyarakat, khususnya publik di Jakarta, melalui bahasa seni," ucap Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Pameran lukisan 'Art for Peace and a Better Future: Collaboration' berlangsung pada 18–30 Agustus 2026 di Galeri Emiria Soenassa dan Galeri Oesman Effendi, TIM.

Pameran ini digelar dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi ruang bagi para seniman untuk merespons dinamika global melalui karya seni.

Pameran yang dikuratori Gie Sanjaya ini menampilkan 150 lukisan terkurasi, terdiri atas 52 karya SBY, 29 karya Christopher Lehmpfuhl, 63 karya seniman SBY Art Community, lima karya seniman cilik, dan satu karya kolaborasi. Karya-karya tersebut berasal dari seniman dengan latar belakang ISI Yogyakarta, ISI Solo, ITB Bandung, IKJ Jakarta, serta seniman independen.

Riefky mengatakan kolaborasi dalam SBY Art Community ini dapat dikembangkan untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi seniman Indonesia untuk berkarya dan berjejaring di tingkat internasional.

Mewakili Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY), mengatakan pameran tersebut menjadi ruang apresiasi karya seni sekaligus bagian dari diplomasi kultural.

Menurut dia, kolaborasi antara seniman Indonesia dan Christopher Lehmpfuhl dari Berlin turut memperkuat hubungan Jakarta dan Berlin sebagai sister city.

"Rasanya seni bisa menjadi sesuatu yang memoderasi, mendamaikan. Mudah-mudahan hubungan baik antara kedua kota, antara kedua negara, bisa dijembatani melalui kolaborasi semacam ini. Sesekali datanglah para seniman dari Jerman dan sesekali kita juga datang ke Berlin untuk punya pameran semacam ini," ujar Menko AHY.

Seniman asal Berlin, Christopher Lehmpfuhl mengatakan pertemuannya dengan SBY pada 2024 berkembang menjadi hubungan persahabatan sekaligus kolaborasi seni.

Kehadiran Christopher Lehmpfuhl di Indonesia kemudian menjadi kesempatan untuk melukis sejumlah lanskap bersama para seniman Indonesia. Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan adanya kesamaan semangat di antara seniman dari kedua negara meskipun memiliki latar budaya yang berbeda.

"Bagi saya, penting untuk membangun jembatan antara bangsa dan budaya yang berbeda. Seni memberikan harapan dan dapat mempertemukan manusia, menghadirkan perspektif positif. Di masa yang penuh tantangan seperti sekarang, penting bagi kita untuk saling berkomunikasi dan belajar satu sama lain,” ujar Christopher Lehmpfuhl.

Kemenekraf berharap melalui rangkaian pameran ini dapat memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal proses kreatif dan gagasan yang melandasi karya, sekaligus memperluas interaksi antara pelaku seni Indonesia dan internasional.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menekraf sebut seni perkuat diplomasi budaya dan peluang kolaborasi

Pewarta: Fitra Ashari
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.