Menko Pangan: K-SIGN Rote percepat swasembada garam nasional

Kupang (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat swasembada garam sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

"Pesan Bapak Presiden Prabowo, kalau garam kita produksi sendiri, yang menikmati hasilnya adalah kita. Tapi kalau kita impor garam, yang menikmati hasilnya orang lain, negara lain," katanya saat meninjau pembangunan K-SIGN di Rote Ndao, Kamis.

Menurut dia, kehadiran K-SIGN akan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat Rote dan NTT pada umumnya.

Ia mengatakan pengembangan kawasan industri garam tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produksi garam nasional, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di wilayah sekitar.

Menurut dia, setiap hektare lahan yang dikembangkan akan menghasilkan garam sekaligus membuka lapangan kerja, menciptakan peluang usaha baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Gubernur NTT sebut K-SIGN Rote perkuat swasembada garam nasional

Baca juga: Hilirisasi pemurnian garam industri nasional

Pembangunan K-SIGN merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional yang menjadi landasan pemerintah dalam memperkuat industri garam dalam negeri.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menilai kehadiran kawasan industri tersebut akan memperkuat posisi Rote Ndao sebagai salah satu pusat pengembangan industri garam nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah kepulauan.

Selain meningkatkan kapasitas produksi garam, kawasan itu diharapkan menjadi penggerak hilirisasi industri garam dan memperkuat rantai pasok sektor pergaraman nasional.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi NTT Benyamin Nahak, Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi NTT Alex Lumba, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan perangkat daerah Kabupaten Rote Ndao.

Baca juga: Gubernur NTB ajak pelaku usaha kembangkan industri garam rakyat

Baca juga: KKP rehabilitasi 90 dapur produksi garam di Pidie

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.