Menlu serukan penguatan kerja sama ASEAN-AS - ANTARA News Kalimantan Selatan

Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menegaskan pentingnya memperkuat kemitraan antara ASEAN dan Amerika Serikat (AS), sebagai jangkar stabilitas dan pembangunan kawasan, melalui kepastian kebijakan dan konsistensi dalam kerja sama.

Dalam pertemuan tahunan antara Menlu ASEAN-AS, di Manila, Filipina, Rabu (22/7), Sugiono mengatakan bahwa hubungan ASEAN-AS tidak boleh takluk oleh ketidakpastian, terlebih ketika kerja sama tersebut akan menyongsong tahun ke-50 pada 2027.

“Karena inilah kita bekerja sama: Untuk memperkuat keamanan, menjaga kestabilan maritim, dan mempertahankan kesejahteraan bersama,” kata Sugiono, menurut pernyataan tertulis Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terkonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan, ASEAN memandang penting kerja sama dengan AS, mengingat negara tersebut merupakan sumber investasi dan mitra dagang terbesar bagi kawasan Asia Tenggara.

ASEAN dan AS juga sama-sama memiliki prioritas dalam memastikan kestabilan perdagangan, ketangguhan rantai pasok, dan akses pasar yang luas bagi komoditas yang penting bagi produksi.

Dengan demikian, penguatan hubungan antarmasyarakat dan antarbisnis menjadi kunci dalam menjaga kerja sama ASEAN-AS, khususnya melalui Dewan Bisnis AS-ASEAN (USABC) dan Pusat ASEAN-AS, di sektor-sektor strategis seperti ekonomi digital, kata dia.

Menlu RI juga menekankan pentingnya penguatan kolaborasi dalam upaya bersama memerangi kejahatan lintas batas yang semakin marak akibat kemajuan teknologi siber, seperti penipuan daring.

“Seiring dengan kemajuan konektivitas digital, kita juga perlu memastikan ekosistem digital yang aman dan terpercaya,” kata dia menambahkan.

Sugiono kemudian mendorong agar ASEAN dan AS terus melanjutkan dialog dan kerja sama konkret yang terbukti telah mendukung pembangunan di kawasan Asia Tenggara selama beberapa dasawarsa terakhir.

“Inilah makna sejati Sentralitas ASEAN yang terus menjadi kekuatan bersama kita. Pastikan hal ini tetap memandu kerja sama ke depan seiring upaya kita membangun kawasan yang lebih tangguh bersama,” kata dia.

Di samping itu, Menlu RI mengingatkan pentingnya menjaga prinsip multilateralisme dan hukum internasional dalam menghadapi situasi di Timur Tengah, khususnya dalam mengupayakan perdamaian bagi rakyat Palestina dan mengakhiri konflik di kawasan tersebut.

Adapun hubungan AS-ASEAN sudah mencapai tahap kemitraan strategis komprehensif sejak 2022. Sementara, total perdagangan AS dengan ASEAN pada 2025 mencapai 552,8 miliar dolar AS, dengan investasi AS ke ASEAN sebesar 28,56 miliar dolar AS pada tahun yang sama.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menlu serukan penguatan kerja sama ASEAN-AS sebagai jangkar stabilitas

Pewarta: Nabil Ihsan
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.