MRT Jakarta kembangkan TOD untuk pertumbuhan ekonomi dan mobilitas perkotaan

Jakarta (ANTARA) -

PT MRT Jakarta terus mengembangkan kawasan berorientasi transit (Transit Oriented Development/TOD) sebagai upaya mendorong mobilitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan di DKI Jakarta melalui integrasi transportasi publik, hunian, perkantoran, dan aktivitas komersial.

“MRT menjadi penggerak mobilitas perkotaan, mendorong pengembangan berorientasi transit yang meningkatkan ekonomi perkotaan dan membangun kawasan transportasi berkelanjutan,” kata Program Management Office Division PT MRT Agus Trihan didampingi TOD Planning Department Head Sagita Devi di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan MRT menjadi penyedia moda transportasi publik yang aman, nyaman, dan tepat waktu untuk mendorong masyarakat Jakarta menggunakan transportasi publik.

Selain itu pihaknya terus berkolaborasi mengembangkan infrastruktur yang nyaman dan meningkatkan kemudahan warga Jakarta berjalan kaki untuk mengakses transportasi publik.

Pihaknya juga melakukan pengembangan dan peningkatan ruang ketiga berkualitas yang ada di sekitar stasiun sebagai ruang sosial yang menopang nadi perkotaan.

“Semua itu bertujuan untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi,” kata dia.

Ia menjelaskan fokus strategis pengembangan TOD adalah konektivitas pejalan kaki dengan mengintegrasikan stasiun dan bangunan secara seamless.

Kemudian mengembangkan sistem parkir beserta operasi dan pemeliharaannya serta mengintegrasikan fungsi komersial, hunian, ruang publik dalam satu kawasan.

Selain itu pihaknya fokus dalam memaksimalkan nilai dan pemanfaatan aset di sekitar area transit.

“Kami juga berupaya memaksimalkan potensi komersial untuk menciptakan self sustained infrastructure,” kata dia.

Baca juga: PT MRT investasikan Rp300 miliar bangun pedestrian deck Dukuh Atas

Baca juga: Pembangunan MRT, Dishub DKI rekayasa lalin di kawasan Stasiun Kota

Baca juga: Naik MRT Jakarta kini lebih praktis dengan BRI Kartu Kredit Contactless

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.