MSCI umumkan indeks terbaru untuk Indonesia

MSCI umumkan indeks terbaru untuk Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 06:15 WIB

Image Print

Pengunjung melintas disamping layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (7/8/2026). IHSG pada perdagangan Jumat (7/8) ditutup menguat 65,94 poin atau menguat 1,04 persen ke level 6.409,65 dan level ini menandai posisi tertinggi IHSG dalam tiga bulan terakhir. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/hma

Jakarta (ANTARA) - Penyedia indeks global MSCI Inc mengumumkan MSCI Equity Indexes August 2026 Index Review pada 12 Agustus 2026 waktu Central European Summer Time (CEST), dengan semua perubahan akan berlaku pada penutupan bursa pada 31 Agustus 2026 dan efektif pada 1 September 2026.

Melalui pengumumannya yang dilansir di Jakarta, Rabu, MSCI mengeluarkan dua saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index dan tidak ada saham Indonesia yang masuk ke MSCI Global Standard Index.

Selain itu, MSCI juga melakukan penyesuaian pada kategori MSCI Global Small Cap Index untuk saham Indonesia, yang mana memasukkan satu saham dan mengeluarkan sembilan saham dari indeks ini.

Berikut rincian hasil MSCI Equity Indexes August 2026 Index Review untuk saham Indonesia :

MSCI Global Standard Indexes

Masuk: -

Keluar: PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)

MSCI Small Cap Indexes

Masuk: PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)

Keluar: PT. Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bukalapak Tbk (BUKA), PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), dan PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)

MSCI Micro Cap Indexes

Masuk: -

Keluar: -

Dengan demikian, masih terdapat sembilan saham Indonesia yang menghuni MSCI Global Standard Index, yakni PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Kemudian, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Sementara, pada MSCI Global Small Cap Indexes, masih terdapat sekitar 33 saham Indonesia yang bertahan di dalam daftar indeks tersebut.

Selanjutnya, MSCI akan mengumumkan index review berikutnya pada 11 November 2026, dengan tanggal efektif pada 1 Desember 2026

MSCI Index Review merupakan peninjauan berkala (quarterly index review) yang dilakukan oleh MSCI untuk menyesuaikan bobot, memasukkan, atau mengeluarkan konstituen saham-saham global dalam portofolio indeks acuannya.

Hasil peninjauan itu sangat penting bagi investor karena mempengaruhi aliran dana asing di pasar modal global.

Sebelumnya, melalui MSCI 2026 Market Classification Review pada 24 Juni 2026, MSCI mengumumkan bahwa mengakui reformasi transparansi yang telah diumumkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bursa Efek Indonesia (BEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Pengakuan itu mencakup peningkatan pengungkapan pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen, klasifikasi investor yang lebih rinci, pengenalan kerangka kerja High Shareholders Concentration (HSC), serta peta jalan untuk meningkatkan persyaratan free float minimum menjadi 15 persen.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.