Museum Batik Pekalongan menampilkan 15 karya batik hasil kurasi

Museum Batik Pekalongan menampilkan 15 karya batik hasil kurasi

Kamis, 23 Juli 2026 13:20 WIB

Image Print

Pelajar di Pekalongan sedang belajar membatik di Pekalongan, belum lama ini. (ANTARA/Kutnadi)

Pekalongan (ANTARA) - Museum Batik Pekalongan, Jawa Tengah, menampilkan 15 karya batik terbaik hasil kurasi dalam acara pameran "Batik Membumi, Generasi Peduli" yang dilaksanakan di Pekalongan, 22 Juli 2026 hingga 12 Agustus 2026.

Kepala Museum Batik Kota Pekalongan Nurhayati di Pekalongan, Kamis, mengatakan bahwa pameran yang menjadi bagian dari peringatan 20 tahun Museum Batik tersebut menghadirkan karya pembatik muda dari berbagai kalangan sebagai ruang apresiasi sekaligus edukasi kepada masyarakat.

"Ruang pamer kami hanya mampu menampilkan maksimal 15 karya, sehingga seluruh karya yang masuk harus melalui proses seleksi oleh kurator. Ke depan kami berharap bisa melibatkan lebih banyak pembatik muda agar semakin banyak karya yang dapat diapresiasi masyarakat," katanya.

Menurut dia, peserta pameran berasal dari mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU), Universitas Pekalongan (Unikal), siswa SMK yang memiliki kompetensi batik, serta peserta umum melalui mekanisme pengiriman terbuka (open submission).

"Seluruh karya batik yang dipamerkan ini telah melalui proses kurasi," katanya.

Peserta pameran Trias Intan Pandini (21) menampilkan karya berjudul "Mayura Wana" yang diambil dari bahasa Sanskerta yakni mayura berarti burung merak dan wana berarti hutan liar.

Karya tersebut menggambarkan seekor merak yang bersinar di tengah gelapnya hutan sebagai simbol keseimbangan kehidupan dengan alam.

"Mayura Wana mempresentasikan manusia sebagai makhluk hidup yang harus hidup berdampingan dan menjaga keseimbangan dengan alam. Saya berharap generasi muda semakin mencintai batik dan terus berkarya agar pembatik muda Indonesia mampu menunjukkan kepada dunia bahwa batik memiliki makna, filosofi, dan pesan kehidupan," katanya.

Baca juga: Pembatik menggelar pameran Seni Batik Puspa Nuswantara demi perkuat pasar

Pewarta: Kutnadi
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.