Nadia Vega Bicara soal Perkembangan AI

Jakarta -

Siapa sih yang gak kenal dengan selebritas Nadia Vega? Salah satu selebritas Indonesia itu kali ini bicara soal perkembangan AI.

Ia mengatakan perkembangan AI sekarang sangat berkembang pesat. Ia pun mengingat kembali pengalaman saat main film dan series beberapa tahun lalu.

"Penampilan dan pengambilan gambar sering kali dibatasi oleh banyak kendala praktis. Sekarang, saya melihat para kreator menghasilkan banyak karya luar biasa dan saya kagum dengan teknologi ampuh," kata Nadia Vega dalam Instagram miliknya dilihat detikcom, hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nadia Vega memang menjadi salah satu partner Vivareel dalam acara AI Creator Festival 2026 di Bali. Tapi sayang, bintang serial Inikah Rasanya Cinta? itu gak bisa datang karena sedang di Jerman. Nadia Vega diwakilkan Bella yang gak lain adalah adiknya.

"AIGC dapat menciptakan kembali penampilan yang autentik dan menangani ekspresi emosional yang bernuansa. Teknologi ini telah membuat kemajuan luar biasa dalam penyampaian emosi, pergerakan kamera, dan banyak bidang lainnya. Saya berharap setiap kreator dapat membebaskan imajinasinya dan berkreasi tanpa batas," katanya.

Acara AI Creator Festival ini sudah selesai pada 22 Agustus di Mulia Resort, Nusa Dua, Bali. Mengusung tema Imagination Without Limitation (Imajinasi Tanpa Batas), acara ini mempertemukan para kreator AI, pengembang, investor, dan pemimpin industri kreatif lokal dari seluruh dunia untuk menjelajahi kemajuan terkini dalam generasi video AI serta dampak luasnya terhadap industri penciptaan konten.

Puncak acara ditandai dengan upacara penghargaan perdana AI Creator Festival Awards. Berpusat pada tema Love, kompetisi ini mengundang para kreator di seluruh dunia untuk menggunakan teknologi AI dalam menceritakan kisah-kisah emosional yang melampaui batas bahasa, budaya, dan geografi. Setelah melalui proses penjurian, tujuh kreator dianugerahkan penghargaan: satu pemenang juara pertama, dua pemenang juara kedua, tiga pemenang juara ketiga, serta satu penerima Penghargaan Khusus.

"Merupakan kehormatan besar melihat begitu banyak kreator berpartisipasi dalam acara ini dengan tema Love. Selama proses penjurian, kami menjumpai banyak karya luar biasa dari perspektif yang sangat beragam - banyak di antaranya nyaris mustahil untuk dibedakan. Melihat karya-karya luar biasa ini dan para kreator di baliknya merupakan kehormatan yang luar biasa, dan hal ini memperkuat tekad kami untuk terus memajukan platform AI kami serta melayani para kreator di mana pun. Kami menantikan partisipasi Anda yang berkelanjutan dalam kompetisi kreatif global kami," kata Summer Li, Pendiri dan CEO VivaReel.

VivaReel adalah platform pembuatan film berbasis AI (AI-native) yang dibangun untuk generasi pendongeng berikutnya. Wan3.0 adalah model generasi video AI generasi terbaru dari Alibaba, yang memulai beta publik pada awal Agustus 2026 melalui Alibaba Cloud Model Studio dan Qwen Cloud.

(wes/mau)