Padang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Kota Hildesheim, Jerman, memperbaruo Letter of Intent (Lol) dan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama Sister City sebagai komitmen memperkuat kolaborasi di berbagai bidang, terutama pembangunan berkelanjutan, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Penandatanganan pembaruan kerja sama tersebut dilakukan oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer di Aula Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu.
Fadly Amran mengatakan hubungan Sister City antara Kota Padang dan Kota Hildesheim terjalin selama 38 tahun sejak 1988 dan terus berkembang melalui semangat saling menghormati, saling belajar, serta memiliki visi bersama untuk masa depan.
“Penandatanganan Lol dan MoU hari ini bukan sekadar seremoni diplomatik. Ini merupakan penegasan bahwa kerja sama harus diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Melalui aksi konkret, kita ingin menghadirkan perubahan yang memberikan manfaat bagi kedua kota.” ujarnya.
Ia menjelaskan terdapat dua program prioritas yang menjadi fokus kerja sama dalam lima tahun mendatang. Prioritas pertama ialah revitalisasi dan restorasi ekologis Sungai Batang Arau melalui peningkatan kualitas air, rehabilitasi kawanan bantaran sungai, serta pemulihan fungsi ekologisnya sebagai ruang hidup yang sehat dan produktif.
Menurut dia, prioritas kedua adalah pengembangan ekosistem pariwisata berkelanjutan yang memanfaatkan potensi alam dan budaya Minangkabau dengan konsep pariwisata rendah karbon guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Selain itu, Pemerintah Kota Padang juga membuka peluang penguatan kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia melalui program pertukaran pelajar, magang vokasi, serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik. Di sektor kesehatan, kerja sama diarahkan pada pengembangan kompetensi tenaga keperawatan dan pertukaran pengetahuan antarlembaga.
“Kami melihat pengalaman Jerman dalam pengelolaan sumber daya air, energi, dan pembangunan kota hijau sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan Kota Padang saat ini. Dukungan GIZ sebagai mitra strategis juga akan memperkuat alih teknologi, pengembangan kapasitas kelembagaan, serta implementasi program-program lingkungan.” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kota Padang dan berharap hubungan kedua kota terus diperkuat melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap kemitraan yang telah terjalin selama puluhan tahun dapat terus diperkuat melalui berbagai program kerja sama yang konkrett dan berkelanjutan.” ujarnya.
Direktur Eropa II Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia Punjul Setya Nugraha menegaskan Kementrian Luar Negeri akan terus mendukung implementasi kerja sama tersebut agar menjadi salah satu contoh kemitraan antar kota antara Indonesia dan Jerman.
“Kerja sama ini diharapkan dapat terus berkembang di berbagai bidang, seperti pembangunan kota, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, kebudayaan, maupun sektor-sektor lain yang memberikan manfaat bagi kedua kota.” katanya.