Manokwari, Papua Barat (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Manokwari, Papua Barat, menyebut total pagu program bantuan beras periode Juli hingga September 2026 mencapai 1.593 ton beras, yang disalurkan kepada 53.101 keluarga penerima manfaat.
Kepala Bulog Cabang Manokwari Sheika Irawaty di Manokwari, Jumat, mengatakan beras bantuan pangan periode Juli, Agustus, dan September itu disalurkan sekaligus, sehingga setiap keluarga penerima manfaat memperoleh 30 kilogram beras.
"Hari ini kami sudah rapat dengan pemerintah daerah, pemerintah distrik, dan aparat keamanan, karena minggu depan mulai penyaluran," ujar Sheika.
Bantuan pangan tersebut, kata dia, disalurkan untuk lima daerah di Papua Barat yaitu, Kabupaten Manokwari dengan pagu tiga bulan sebanyak 674.400 kilogram beras (22.480 penerima), dan Kabupaten Manokwari Selatan 172.170 kilogram beras (5.739 penerima).
Kemudian, Kabupaten Pegunungan Arfak mencapai 259.020 kilogram beras (8.634 penerima), Kabupaten Teluk Bintuni sebanyak 320.880 kilogram beras (10.096 penerima), dan Kabupaten Teluk Wondama 184.560 kilogram beras (6.152 penerima).
"Ketepatan penyaluran memerlukan pengawasan bersama, dan perlu diketahui bahwa data penerima bantuan bukan berasal dari Bulog, tapi Badan Pangan Nasional," tutur Sheika.
Dia menjelaskan mekanisme pendistribusian beras bantuan pangan dilakukan oleh pihak transporter, namun Bulog tetap melakukan pengawalan hingga ke titik lokasi yang telah disepakati bersama pemerintah distrik di masing-masing kabupaten.
Pengawalan bertujuan memastikan kualitas dan kuantitas beras bantuan pangan yang disalurkan tidak mengalami kekurangan ataupun kerusakan, dan apabila hal itu terjadi maka transporter bertanggung jawab melakukan penggantian.
"Kalau kurang atau rusak akibat basah, transporter harus ganti dengan beras yang baru. Seperti penyaluran sebelumnya, ada yang basah, transporter langsung ganti," ucap Sheika.
Wakil Bupati Manokwari Mugiyono mengatakan kualitas pangan menjadi salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam melaksanakan program bantuan kepada masyarakat, selain ketepatan sasaran, dan kelancaran distribusi.
Pemerintah daerah bersama Perum Bulog Manokwari nantinya akan mengawal proses distribusi hingga ke tangan penerima guna memastikan kualitas maupun kuantitas beras bantuan pangan tidak mengalami perubahan.
"Saya dengan Pak Bupati sudah melakukan pemeriksaan ke gudang Bulog Manokwari untuk memastikan mutu dan kualitas beras yang mau disalurkan," katanya.
Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.