Palu tingkatkan kapasitas tim TP2DD perkuat pelayanan publik

Palu tingkatkan kapasitas tim TP2DD perkuat pelayanan publik

Sabtu, 11 Juli 2026 07:00 WIB

Image Print

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid. ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, meningkatkan kapasitas Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) guna memperkuat transformasi digital dalam pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid di Palu, Jumat, mengatakan penguatan kapasitas TP2DD menjadi langkah penting dalam meningkatkan kinerja pemerintah daerah di tengah tuntutan transformasi digital yang terus berkembang.

Ia menjelaskan, kegiatan capacity building menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas TP2DD Kota Palu guna mendukung percepatan implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) sekaligus memperkuat tata kelola keuangan daerah yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

“Menurut saya, agenda ini sangat penting dalam menguatkan kerja-kerja Pemerintah Kota Palu. Terkadang kalau wali kotanya yang berbicara mungkin terasa biasa saja, tetapi ketika narasumber lain yang menyampaikan justru lebih mudah diterima. Karena itu saya berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan,” katanya.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Palu terus mendorong tumbuhnya budaya kerja berbasis sistem elektronik dan digitalisasi di seluruh perangkat daerah.

Menurut dia, perkembangannya teknologi digital menuntut pemerintah mampu beradaptasi dengan cepat agar berbagai potensi pelayanan maupun pengelolaan pemerintahan dapat terakomodasi secara maksimal.

“Saya menilai Pemerintah Kota Palu harus secepatnya mampu beradaptasi dengan tuntutan yang ada. Masih banyak potensi yang belum ter-cover sehingga perlu segera didigitalisasi,” ujarnya.

Selain itu, ia menegaskan pemanfaatan teknologi digital bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kewajiban bagi pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang terukur, efisien, dan akuntabel kepada masyarakat.

Ia mengatakan, berbagai upaya terus dilakukan pemerintah kota, termasuk mengombinasikan sistem pelayanan konvensional dengan layanan berbasis digital agar proses pemerintahan semakin efektif dan mudah diakses masyarakat.

Selain itu, kata dia, kebijakan koreksi fiskal yang dilakukan pemerintah pusat harus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk semakin mengoptimalkan berbagai potensi melalui tata kelola yang lebih baik dan pemanfaatan teknologi informasi.

Menurut dia, peningkatan profesionalitas aparatur sipil negara (ASN) juga menjadi kewajiban yang harus terus diperkuat seiring transformasi digital yang dijalankan pemerintah.

“Saya pastikan bahwa apa yang disampaikan dalam kegiatan ini menjadi penguat bagi kami. Kerja-kerja yang sudah dimulai akan terus kami kuatkan sehingga Pemerintah Kota Palu semakin mampu memberikan pelayanan yang profesional, adaptif, dan berbasis digital,” katanya.

Ia mengatakan seluruh anggota TP2DD Kota Palu diharapkan semakin memiliki pemahaman dan kapasitas dalam mendorong implementasi ETPD, memperluas digitalisasi layanan pemerintahan, serta mendukung terwujudnya tata kelola keuangan daerah yang modern, transparan, dan berkelanjutan.

Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026