Sangat bangga ya, karena ini pengalaman kesekian ikut fun run. Jadi saya sangat senang sekali,
Jakarta (ANTARA) - Ajang lari Merdeka Run 2026 yang digelar di Jakarta, Sabtu, dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia diikuti atlet nasional dan pelari berkursi roda.
Menurut keterangan Sekretariat Presiden yang diterima di Jakarta, Fandi Akhmad asal DKI Jakarta menjadi first finisher kategori kursi roda dan menyebut pencapaian tersebut sebagai pengalaman berharga.
“Sangat bangga ya, karena ini pengalaman kesekian ikut fun run. Jadi saya sangat senang sekali,” ujar Fandi seusai menyelesaikan lomba.
Fandi mengatakan kategori kursi roda dalam Merdeka Run 2026 memberikan ruang yang lebih terbuka bagi penyandang disabilitas untuk mengikuti ajang olahraga.
Menurut dia, kehadiran kategori tersebut menjadikan perayaan olahraga dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI lebih inklusif.
Fandi berharap kesempatan mengikuti ajang lari serupa terus tersedia dan dapat menjangkau lebih banyak penyandang disabilitas.
Baca juga: Merdeka Run 2026 di Jakarta Pusat berlangsung aman dan kondusif
Pengalaman berbeda dirasakan Wini Nurkustiah asal Cikarang yang untuk pertama kalinya mengikuti Merdeka Run.
Latihan yang dilakukannya setiap hari di rumah mengantarkan Wini menjadi second finisher kategori kursi roda.
“Sangat excited banget, Kak. Ini pengalaman pertama saya ikut ini,” kata Wini.
Di tengah kemeriahan peringatan kemerdekaan, Wini mengajak sesama penyandang disabilitas terus bersemangat dan percaya pada kemampuan diri.
Sementara itu, atlet berpengalaman Agus Prayogo menjadi first finisher kategori master male atau putra usia 40 tahun ke atas.
Baca juga: 12 ribu pelari meriahkan Merdeka Run 2026
Meskipun Merdeka Run telah memasuki penyelenggaraan kedua, tahun ini merupakan pengalaman pertama Agus mengikuti ajang tersebut.
Ia mengaku menikmati lintasan yang steril dan relatif datar serta antusiasme masyarakat di sepanjang rute.
“Saya senang banget pagi ini, rutenya steril, rutenya cenderung flat. Kemudian antusias dari masyarakat sangat luar biasa,” kata Agus.
Agus mengatakan suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI memberikan kesan tersendiri. Ia berharap Merdeka Run dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang ditunggu para pelari dari seluruh Indonesia.
Baca juga: Polda Metro Jaya siagakan 784 personel amankan Merdeka Run di Jakarta
Atlet profesional Odekta Elvina Naibaho juga merasakan antusiasme peserta dan penonton sepanjang lintasan setelah menjadi first finisher kategori perempuan umum.
Odekta mengatakan suara peserta dan penonton yang menyebut namanya membuat perjalanannya menuju garis finis terasa berbeda.
Ia berharap suasana tersebut kembali hadir pada penyelenggaraan berikutnya serta mengajak atlet muda di berbagai daerah untuk tidak mudah menyerah dan terus mengejar prestasi.
“Mudah-mudahan kalian motivasinya semakin tinggi, bisa melampaui prestasi Kak Odek, dan tetap semangat apa pun kondisinya. Jangan patah semangat bahwa semua orang bisa jadi apa pun,” ujarnya.
Merdeka Run 2026 mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang, termasuk penyandang disabilitas dan atlet profesional, dalam satu ajang olahraga untuk memperingati kemerdekaan.
Kehadiran kategori kursi roda menunjukkan penyelenggaraan ajang lari tersebut memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam kegiatan olahraga bersama masyarakat luas.
Baca juga: Mensesneg, Menpora, dan Seskab lepas 12 ribu pelari Merdeka Run 2026
Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.