Pemerintah dan swasta bahu membahu padamkan karhutla di Bulungan

Pemerintah dan swasta bahu membahu padamkan karhutla di Bulungan

Jumat, 21 Agustus 2026 17:36 WIB

Image Print

Sekretaris Daerah Kabupaten Bulungan Risdianto (pakai masker hitam) turun langsung bersama berbagai pihak untuk mengendalikan dan memadamkan karhutla di beberapa wilayah di Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis (20/8/2026) siang hingga Jumat (21/8/2026). (ANTARA/HO-DKIP Bulungan)

Tanjung Selor (ANTARA) - Pemerintah bersama masyarakat dan pihak swasta bahu membahu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

“Pemadaman dimulai sejak Kamis siang (20/8), di kilometer 5 dan kilometer 8 hingga pukul 02.40 Wita (21/8),” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) sekaligus Ex Officio Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulungan, Risdianto di Tanjung Selor, Jumat.

Petugas yang bahu membahu memadamkan karhutla kata, Risdianto, yaitu dari BPBD, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kaltara, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan pihak swasta dari perusahaan yang berada di Kawasan Industri Tanah Kuning-Mangkupadi.

“Jadi BPBD Kabupaten Bulungan, Dishut Kaltara beserta dengan MPA dengan dibantu beberapa personel dari pihak perusahaan yang ada di kawasan industri bahu membahu mencoba memadamkan titik api,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima, kata Risdianto, dalam tiga hari terakhir terdapat beberapa titik api berada di Kecamatan Tanjung Palas Timur. Dia bersyukur dengan kerja sama dengan lintas instansi, masyarakat serta pihak swasta, titik api di kilometer 5 sudah dapat dipadamkan walaupun pemadamannya hingga dini hari.

“Alhamdulillah sudah padam. Kita padamkan hingga tengah malam. Namun masih ada titik api yang berada di kilometer 8 beserta dengan titik api yang ada di daerah Karang Tigau,” ungkapnya.

Disebutkannya, berdasarkan hasil pemetaan sudah mencapai ratusan hektare karhutla di Kabupaten Bulungan, khususnya di wilayah Karang Tigau yang merupakan lokasi menuju daerah kawasan industri.

“Berdasarkan pantauan, sampai dengan tadi pagi sudah hampir 507 hektare yang terbakar di daerah Karang Tigau. Mudah-mudahan kita bisa menuntaskan pemadaman di beberapa titik api yang masih tersisa hari ini,” ujarnya.

Kepala Bidang Perlindungan, Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Dishut Kaltara Maryanto mengungkapkan bahwa Dishut Kaltara bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bulungan menurunkan 15 personel untuk memadamkan karhutla di beberapa wilayah di Kabupaten Bulungan.

“Kita bawa personel 8 orang ditambah dari teman-teman KPH 7 orang, total 15 personel dengan dua unit mobil pemadam, pompa dan peralatan lainnya,” katanya.

Petugas dari Dishut dan KPH, kata dia, harus beristirahat sekira pukul 02.00 Wita untuk menjaga stamina dan untuk melanjutkan pemadaman esok harinya.

Selain itu, karena kawasan yang terbakar cukup luas sehingga kekurangan selang. Sebab, petugasnya juga sedang melakukan pemadaman dan pendinginan di tempat lain.

“Jadi tim yang di kilometer 8 mulai pagi melakukan pemadaman kembali dengan menambah selang yang ada dan kemungkinan nanti ada kiriman tangki portabel yang itu bisa digunakan untuk transit air,” ungkapnya.

Tangki portabel untuk transit air itu, jelasnya, nantinya akan dipasang pompa mini striker yang kekuatannya bisa mencapai 300 meter, sehingga bisa mencapai titik api yang akan dipadamkan.

“Mudah-mudahan kita nanti dibantu alat berat sehingga bisa lebih cepat memadamkan dan menyekat titik api agar tidak meluas,” katanya.
Baca juga: Atasi Karhutla Kalimantan, Modifikasi Cuaca Terus Dioptimalkan
Baca juga: Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan: Kerahkan 12.880 personel hingga Buat Sumur Bor

Pewarta : Agus Salam
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.