Barabai (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST) mulai menyusun arah kebijakan anggaran tahun 2027 dengan memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan ekonomi daerah, serta tata kelola pemerintahan.
Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 telah disampaikan Bupati HST Samsul Rizal kepada DPRD HST dalam rapat paripurna.
"Kebijakan tersebut diharapkan tetap menjaga keberlanjutan pelayanan publik dan pembangunan, meski proyeksi pendapatan daerah diperkirakan mengalami penurunan," kata Bupati Samsul Rizal di Barabai, Jumat.
Dokumen yang disampaikan tersebut menjadi dasar pembahasan penyusunan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) 2027 yang akan menentukan arah pembangunan daerah pada tahun mendatang.
Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp1,46 triliun, lebih rendah dibandingkan target APBD murni 2026.
"Penurunan tersebut terutama dipengaruhi berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat dan transfer antardaerah," ujar Bupati.
Menyesuaikan kondisi fiskal tersebut, pemerintah daerah juga mengatur kembali alokasi belanja agar program prioritas tetap dapat berjalan.
Bupati Rizal mengatakan, keterbatasan ruang fiskal menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama sehingga setiap anggaran harus dimanfaatkan secara efektif.
Ia menekankan, pembangunan tahun 2027 akan difokuskan pada tiga prioritas utama, yakni meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, memperkuat perekonomian daerah yang inklusif, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berintegritas.
Bupati berharap pembahasan KUA-PPAS 2027 bersama DPRD dapat berlangsung lancar sehingga menghasilkan kebijakan anggaran yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
"Kami berharap proses pembahasan ini berjalan konstruktif sehingga program pembangunan yang disusun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya Hulu Sungai Tengah yang Religius, Sejahtera, dan Bermartabat, "harapnya.
Pewarta: Muhammad Hidayatullah
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.