Pemkab Jayawijaya sebut 450 guru kontrak bantu tingkatkan mutu pendidikan
Jumat, 17 Juli 2026 15:31 WIB
Bupati Jayawijaya Atenius Murib diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan mengenai dukungan tenaga guru dalam sektor pendidikan di daerah setempat. ANTARA/Yudhi Efendi.
Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan menyebut 450 guru kontrak yang ada saat ini sangat membantu meningkatkan mutu pendidikan yang berkualitas di daerah setempat.
Bupati Jayawijaya Atenius Murib dalam keterangan tertulis di Wamena, Jumat mengatakan guru-guru kontrak itu ada yang berasal dari daerah ini dan ada pula yang berasal dari program Indonesia Cerdas atau Incer.
“Guru kontrak di TK sebanyak 95 orang, SD 208 orang, SMP 46 orang dan SMA 11 orang dan ditambah 90 guru kontrak dari program Incer. Tentu kehadiran guru kontrak sangat membantu meningkatkan sumber daya manusia (SDM) generasi muda Jayawijaya,” katanya.
Menurut dia, keberadaan tenaga guru kontrak sangat membantu memenuhi kekurangan guru aparatur sipil negara atau ASN di Jayawijaya.
“Tenaga guru kontrak ini dibiayai oleh anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) setiap tahunnya untuk membatu kekurangan tenaga guru di 40 distrik daerah ini,” ujarnya.
Dia berharap kepada guru ASN supaya lebih bersemangat lagi dalam memberikan pelayanan pengabdian di seluruh satuan pendidikan di Jayawijaya.
“Kami berharap guru ASN di tingkatan TK, SD, SMP dan SMA/SMK lebih semangat mengabdi memberikan ilmu pengetahuan bagi anak-anak di Jayawijaya supaya mereka dapat bertumbuh dan berkembang menjadi orang-orang sukses di masa depan,” katanya.
Dia menambahkan dalam tahun ini pihaknya akan membangun 88 rumah guru untuk menunjang pelayanan pendidikan di Jayawijaya.
“Kami akan membangun 88 rumah guru, supaya guru-guru dapat betah tinggal di daerah pengabdian dan tidak perlu bolak balik kota dan tempat tugas,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026