Pemkab Lamsel perkuat sinergi dengan pesantren kembangkan potensi santri

Pemkab Lamsel perkuat sinergi dengan pesantren kembangkan potensi santri

Senin, 20 Juli 2026 19:58 WIB

Image Print

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama saat membuka sarasehan pengasuh Pondok Pesantren Rabithah Ma'ahid Islamiyah, di Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda. ANTARA/HO-Kominfo Lampung Selatan

Setiap anak memiliki bakat yang berbeda-beda

Lampung Selatan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), memperkuat sinergi dengan pondok pesantren dalam upaya mengembangkan potensi santri guna mencetak generasi unggul yang memiliki bekal keagamaan, berkarakter, serta mampu berdaya saing menghadapi tantangan masa depan.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama di Kalianda, Senin, mengatakan pondok pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia karena tidak hanya memberikan pendidikan keagamaan, tetapi juga dapat menjadi wadah pengembangan bakat dan potensi peserta didik.

“Setiap anak memiliki bakat yang berbeda-beda. Sebagai pengasuh, kita harus mampu menemukan dan mengarahkan talenta anak-anak didik agar berkembang sesuai potensinya,” kata dia.

Menurut dia, pola pendidikan pesantren perlu terus dikembangkan secara adaptif dengan membangun komunikasi terbuka antara pengasuh dan santri.

Ia menilai ruang komunikasi tersebut penting agar para santri dapat menyampaikan cita-cita, mengenali potensi diri, serta mendapatkan arahan yang sesuai dengan kemampuan masing-masing.

“Kita harus bisa menanamkan visi dan misi kepada para santri. Kita tanyakan mereka ingin menjadi apa, karena Allah SWT memberikan bakat yang berbeda-beda kepada setiap anak meskipun memiliki tujuan yang sama untuk syiar,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi fondasi utama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah harus diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Saya ingin Lampung Selatan menjadi lebih baik dalam dunia pendidikan. Saya ingin pesantren di sini dapat melahirkan generasi emas,” ucap dia.

Sebagai bentuk tindak lanjut, Bupati Egi menginstruksikan Sekretaris Daerah Lampung Selatan untuk menyusun program yang dapat mendukung kebutuhan pondok pesantren sekaligus mengintegrasikan pengembangan potensi santri ke dalam program pemerintah daerah.

“Saya sangat mendukung program-program NU karena konsep pendidikannya adalah mondok. Saya sudah arahkan Pak Sekda untuk melihat apa saja yang bisa kita bantu dan integrasikan untuk mendukung pondok pesantren di Lampung Selatan. Pemetaan bakat santri ini harus bisa menjadi program ke depan,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Lampung Selatan KH Abdul Haris mengatakan pengasuh dan pengurus pondok pesantren memiliki peran penting sebagai teladan bagi masyarakat maupun para santri.

Ia menekankan pentingnya membangun budaya komunikasi yang terbuka di lingkungan pesantren agar santri memiliki keberanian menyampaikan pendapat dan mengembangkan kapasitas diri.

“Santri pesantren wajib berani bicara, dan pengurus harus sigap tanpa menutup-nutupi. Sinergi PCNU Lampung Selatan dapat terjalin dengan baik,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama PCNU berharap kerja sama dalam penguatan pendidikan pesantren terus berkembang sehingga mampu melahirkan generasi yang berakhlak, berdaya saing, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah menuju Indonesia Emas 2045.

Pewarta : Riadi Gunawan
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.