Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan akan melanjutkan sosialisasi wawasan kebangsaan guna mencegah perpecahan suku, ras, agama dan antargolongan (SARA) di daerah ini.
"Sosialisasi wawasan kebangsaan tahun ini terkait pencegahan perpecahan SARA di Kabupaten Mukomuko atau sama seperti tahun sebelumnya," kata Pejabat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Mukomuko Nety Wismarnasari saat dihubungi dari Bengkulu, Jumat.
Nety Wismarnasari, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, dan Agama ini mengatakan, pihaknya melibatkan berbagai institusi terkait dari Kodim 0428/Mukomuko, Polres Mukomuko, dan Kemenag Mukomuko untuk memberikan sosialisasi wawasan kebangsaan.
Untuk pelaksanaan kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan ini dijadwalkan pada triwulan tiga atau empat dalam tahun ini, dan kegiatan ini digelar di desa-desa.
Sedangkan audiens dalam kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan ini anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala desa dan perangkatnya, termasuk siswa sekolah setingkat SMA sederajat.
Dia menjelaskan, pihaknya memilih BPD, kepala desa, dan perangkat desa sebagai peserta sosialisasi ini karena mereka sebagai pengayom masyarakat di wilayahnya.
Pada saat virus COVID-19 melanda daerah ini, kata dia, BPD dan pihak desa yang menyelesaikan serta mengupayakan agar virus tersebut tidak menyebar.
Sementara itu, tujuan kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan ini agar cara pandang terhadap bangsa ini semakin meningkat serta mendorong semangat masyarajat mengamalkan Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal ika.
Selain itu, katanya pula, supaya masyarakat di daerah ini mempunyai semangat patriotisme dan mengutamakan rasa persatuan dan kesatuan.
Pewarta: Ferri Aryanto
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.