Pemkot: Aktivitas bisnis KKMP di Kota Yogyakarta tersebar di rumah pengurus
Selasa, 1 September 2026 17:56 WIB
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Yogyakarta Tri Karyadi Riyanto Raharjo. ANTARA/Hery Sidik.
Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Yogyakarta menyebutkan aktivitas bisnis Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di kota tersebut bukan berbasis gerai namun menyebar di rumah-rumah pengurus koperasi.
"Kami masih menggunakan rumah-rumah pengurusnya. Seperti Koperasi Merah Putih Purwokinanti itu kantor administrasi di salah satu rumah pengurus, aktivitas bisnisnya menyebar di beberapa rumah pengurus," kata Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Yogyakarta Tri Karyadi Riyanto Raharjo di Yogyakarta, Selasa.
Dia mengatakan, dengan demikian dari 45 Koperasi Merah Putih di Yogyakarta, sebagian besar aktivitas bisnisnya tidak menyatu dalam satu gerai, karena kalau harus membangun gerai, wilayah perkotaan tersebut tidak ada lahan.
"Sehingga Koperasi Merah Putih kita tidak berbasis gerai, berbasis kewilayahan aktivitas atau kegiatan. Kami lebih menekankan bahwa tidak menonjolkan target gerai, tapi menonjolkan aktivitas bisnisnya," katanya.
Menurut dia, salah satu indikator koperasi sebagai lembaga ekonomi kerakyatan tersebut dalam kategori sehat, salah satu indikatornya koperasi aktif melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai wujud pertanggungjawaban pengurus kepada anggotanya.
"Nah dari 45 koperasi di Yogyakarta semua sudah RAT, meskipun belum semua itu membagi SHU (sisa hasil usaha), karena belum ada aktivitas bisnisnya kan ya," katanya.
Namun demikian, kata dia, setidaknya Koperasi Merah Putih yang belum berjalan dalam aktivitas bisnisnya tersebut di dalam RAT nya telah mempertanggungjawabkan eksistensi koperasi tersebut akan dibawa ke arah mana.
"Karena dalam RAT itu kan tidak sekadar mempertanggungjawabkan keuangannya, akan tetapi mau dibawa ke mana koperasi itu, termasuk program-program kerja juga dijabarkan," katanya.
Dia menyebut, dari 45 Koperasi Merah Putih di Yogyakarta yang sudah beroperasional atau yang bertransaksional sekitar 30 koperasi, sementara yang belum beroperasi karena masih menentukan kegiatan bisnisnya sesuai potensi wilayahnya.
"Kalau bentuk operasionalisasinya apa saja itu kalau secara 'mandatory' kan ada tujuh kegiatan, seperti ada apoteknya, harus ada klinik, ada 'cold storage'-nya, kemudian ada gudangnya, ada simpan pinjamnya seperti itu," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026