Pemkot Jayapura minta tenaga kesehatan kedepankan nilai kemanusiaan

Pemkot Jayapura minta tenaga kesehatan kedepankan nilai kemanusiaan

Senin, 13 Juli 2026 15:24 WIB

Image Print

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo. ANTARA/HO-Humas Pemkot Jayapura

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, meminta para tenaga kesehatan di puskesmas untuk mengedepankan pelayanan kemanusiaan dengan memberikan pertolongan medis terlebih dahulu kepada setiap pasien yang datang sebelum mengurus administrasi.

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo, di Jayapura, Senin, mengatakan keselamatan jiwa manusia harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelayanan kesehatan.

"Oleh karena itu, tenaga medis diminta tidak menunda penanganan pasien hanya karena persoalan administrasi," katanya.

Menurut Rollo, para petugas di puskesmas harus melayani masyarakat dengan baik di mana ketika ada warga yang datang dalam keadaan sakit dan membutuhkan pertolongan harus layani terlebih dahulu untuk urusan administrasi dapat diselesaikan setelah pasien memperoleh penanganan medis.

"Pelayanan kesehatan di Kota Jayapura tidak hanya diperuntukkan bagi warga setempat, tetapi juga bagi masyarakat dari berbagai daerah yang berada di ibu kota Provinsi Papua," ujarnya.

Dia menjelaskan Kota Jayapura menjadi salah satu daerah di Papua yang menjadi rujukan sehingga seluruh fasilitas pelayanan kesehatan harus memberikan pelayanan yang profesional, cepat, ramah, dan tanpa membedakan latar belakang pasien.

"Sehingga jika ada pasien yang bukan warga Kota Jayapura tetapi membutuhkan pertolongan dapat dilayani terlebih dahulu. Selamatkan nyawa manusia dan urusan administrasi bisa diselesaikan kemudian," katanya.

Dia menambahkan, pihaknya juga berharap seluruh tenaga kesehatan terus menjaga semangat pengabdian dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugasnya.

"Kami berharap seluruh petugas medis memberikan pelayanan terbaik kepada siapa pun yang datang membutuhkan pertolongan. Keselamatan pasien adalah prioritas utama, sedangkan administrasi dapat diselesaikan setelah penanganan medis diberikan," ujarnya.

Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026