Pemkot Medan dorong program MBG jadi penggerak ekonomi masyarakat - ANTARA News Sumatera Utara

Medan (ANTARA) - Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara mendorong program makan bergizi gratis (MBG) selain meningkatkan gizi anak, juga menjadi salah satu penggerak roda perekonomian masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan.

"Program prioritas Presiden Prabowo ini berjalan dengan baik dan memiliki efek ganda," ujar Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pemantauan dan Optimalisasi Peran Pemda sesuai Perpres No. 115 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara daring di Medan, Kamis.

Menurut dia, hadirnya program tersebut membuat pertumbuhan ekonomi masyarakat meningkat karena banyak pemasok bahan pangan turut berkontribusi.

Selain itu, kata dia, adanya program itu dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan berdirinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di setiap wilayah.

Oleh karena itu, ia mengatakan pemerintah kota setempat tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga memastikan program nasional ini menjadi penggerak roda perekonomian warga lokal.

"Karena program ini tidak hanya baik untuk anak-anak, namun juga memberikan dampak berantai bagi masyarakat sekitar," kata dia.

Rico Waas mengatakan pemerintah yang dipimpinnya bakal melakukan berbagai upaya agar program nasional tersebut berjalan dengan optimal termasuk memastikan ketersediaan bahan pangan tetap stabil di pasaran.

"Saya telah menginstruksikan jajaran untuk melakukan pemantauan stok setiap hari," katanya.

Menurut dia, tingginya kebutuhan bahan pasokan untuk program MBG harus diimbangi dengan dorongan peningkatan produksi dari sisi produsen lokal.

Ia meminta jajaran untuk memastikan pasokan di lapangan tidak mengacu pada bahan pangan yang saat ini tersedia.

"Artinya Pemko Medan tidak ingin hanya berpatokan pada pasokan yang ada saat ini saja," jelas dia.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga memastikan pengawasan di lapangan juga terus dilakukan melalui Dinas Pendidikan serta koordinasi dengan BGN wilayah Sumut dan Korwil Medan untuk menyelesaikan berbagai kendala teknis secara bersama-sama.

"Dinas Pendidikan juga melakukan pengawasan. Itulah kenapa tadi Pak Kepala BGN menyampaikan bagaimana pemerintah daerah bersama BGN bisa duduk bersama untuk mengatasi permasalahan yang selama ini masih menjadi kendala," ujarnya.

Kepala BGN Sudaryono mengapresiasi keaktifan pemerintah daerah dalam mendukung program tersebut berjalan dengan optimal.

"MBG tidak hanya sekadar membagikan makanan, melainkan investasi sumber daya manusia jangka panjang untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kecerdasan anak bangsa," ujar Sudaryono.

Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.