Pendapatan Perusahaan Milik Raffi Ahmad (RANS) Anjlok Jadi Rp149 Miliar

Warta Ekonomi, Jakarta -

Perusahaan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) membukukan pendapatan Rp149 miliar di semester I-2026, atau turun 13,2% dari porsi Rp171,6 miliar pada periode yang sama tahun 2025.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, seperti dikutip Rabu (26/8/2026), penurunan pendapatan terjadi pada dua bisnis utama RANS. Pendapatan dari segmen hiburan dan lifestyle turun 10,1%, sedangkan penjualan produk makanan, minuman, dan kecantikan terkoreksi lebih dalam sebesar 20,4%.

Meski mengalami penurunan, segmen hiburan dan lifestyle masih menjadi sumber pendapatan terbesar dengan kontribusi sekitar 71%. Pendapatan tersebut berasal antara lain dari production house, acara dan ticketing sebesar Rp44 miliar, konten media sosial Rp42,3 miliar, serta duta merek dan talent management Rp19,34 miliar.

Di tengah tekanan pendapatan, RANS berhasil meningkatkan keuntungan dengan menekan berbagai biaya.

Beban pokok pendapatan berhasil dikurangi sehingga laba kotor hanya turun 8% menjadi Rp64,2 miliar. Beban penjualan dan administrasi juga mengalami penurunan.

Efisiensi tersebut membuat laba operasional RANS naik 25% menjadi Rp33,6 miliar. Laba sebelum pajak tercatat Rp31,6 miliar.

Sementara itu, laba bersih yang menjadi bagian pemilik entitas induk meningkat menjadi Rp25,57 miliar miliar, dari porsi sebelumnya Rp22,73 miliar.

RANS juga mencatat EBITDA sebesar Rp37,1 miliar pada semester I 2026. Dengan laba bersih tersebut, laba per saham perseroan berada di sekitar Rp2,03.

Perbaikan kinerja juga terlihat dari arus kas. Arus kas bersih dari aktivitas operasi meningkat 73% menjadi Rp35,7 miliar.

Kenaikan ini didukung oleh penerimaan kas dari pelanggan yang lebih tinggi serta efisiensi pembayaran kepada pemasok dan karyawan. Namun, kebutuhan operasional dan pembayaran pajak juga mengalami peningkatan.

Baca Juga: PM Malaysia Minta Bantuan Prabowo Selesaikan Investasi Felda di BWPT Senilai Rp11 Triliun

Baca Juga: Disorot Anwar Ibrahim, Ini Profil BWPT dan Jejak Peter Sondakh di Eagle High Plantations (BWPT)

Baca Juga: Emiten Raffi Ahmad (VISI) Siapkan Private Placement 307,5 Juta Saham, Dananya untuk Ekspansi Healthcare

Meski arus kas operasi membaik, pertumbuhan kas secara keseluruhan tidak sebesar tahun sebelumnya.

Pada semester I-2026, RANS membagikan dividen tunai Rp19,5 miliar kepada pemegang saham sebelum IPO. Perseroan juga membayar utang sekitar Rp6,75 miliar.

Alhasil, kas dan setara kas hanya bertambah sekitar Rp8,4 miliar selama enam bulan pertama 2026. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan kenaikan Rp55,3 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Hingga 30 Juni 2026, RANS memiliki kas dan setara kas sebesar Rp108,5 miliar. Total aset perseroan mencapai Rp461,4 miliar.

Sementara itu, utang jangka pendek tercatat Rp14,7 miliar dan utang jangka panjang sebesar Rp15,9 miliar. Pada periode yang sama, total ekuitas RANS mencapai Rp346,3 miliar.