Percaya Cabala, Presiden Argentina Pantang Hadiri Final Piala Dunia 2026

Jakarta -

Presiden Argentina Javier Milei tidak akan menonton langsung final Piala Dunia 2026. Langkah itu dilakukan agar Albiceleste juara.

Duel Spanyol dengan Argentina digelar di New Jersey Stadium, Minggu (19/7/2026) siang waktu setempat atau Senin dini hari WIB. Di atas kertas, laga itu menjadi final ideal dengan Argentina menempati peringkat pertama FIFA dan Spanyol di urutan kedua.

Sebagai laga di babak puncak perhelatan sepakbola terakbar di dunia, laga itu bakal dihadiri banyak tokoh besar dunia dari berbagai kalangan. Raja Spanyol Felipe VI dan Perdana Menterinya Pedro Sanchez akan menyaksikan langsung pertandingan itu di stadion.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, berbeda dengan Presiden Argentina Javier Milei. Dia memilih untuk menonton pertandingan itu dari jauh. Milei percaya bahwa kehadirannya hanya akan berdampak negatif untuk Argentina.

Selama ini, Milei juga selalu memakai jaket berlabel perusahaan minyak agar tidak membawa sial. Tradisi masyarakat Argentina menyebutnya sebagai cabala.

"Tidak akan, saya akan tetap menonton seluruh pertandingan dari Olivos (sebuah provinsi di timur Argentina). Ini terkait cabala," ujar Milei dikutip dari AP, Sabtu (18/7/2026).

"Ketika udara dingin dan saya tidak menyalakan pemanas, saya memakai jaket berlabel perusahaan minyak. Di laga dengan Swiss, saya kepanasan. Saya melepas jaket, dan mereka membobol gawang kami. Lalu saya memakainya lagi dan tidak pernah melepasnya," dia menambahkan.

Orang-orang Argentina boleh jadi percaya dengan cabala, yakni kebiasaan atau ritual yang dipercaya membawa keberuntungan. Di antaranya, pelatih Argentina Lionel Scaloni selalu masuk ke lapangan dengan kaki kanan terlebih dulu.

Selain itu Lionel Messi, Rodrigo De Paul, dan Presiden AFA Claudio Tapia selalu berfoto bareng sebelum laga-laga penting sejak memenangi Copa America 2021, yang merupakan trofi pertama mereka di ajang itu dalam 21 tahun terakhir. Sejak itu, ritual tersebut selalu dilakukan sebelum Finalissima 2022 dan Piala Dunia 2022. Dalam ajang itu Argentina jadi pemenangnya.

(fem/fem)