Kota Jambi (ANTARA) - Direktur Jenderal (Dirjen) Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Catur Endah Prasetiani menyebutkan perhutanan sosial mampu memberikan dampak ekonomi bagi 1,4 juta kepala keluarga melalui pengelolaan secara berkelanjutan.
"Jadi ini pembelajaran luar biasa, menunjukkan bahwa konservasi yang berkelanjutan ini tidak hanya dibangun dari atas ke bawah, tapi juga tumbuh dari bawah, dari kampung, dari tapak, dari tangan masyarakat yang hidup berdampingan dengan hutan," kata Catur saat menghadiri kegiatan strategic summit 2026 yang digagas Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi di Jambi, Kamis.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data, luas perhutanan sosial di seluruh Indonesia saat ini telah mencapai 8,41 juta hektare dari target nasional sebesar 12,7 juta hektare.
Sebanyak 1,4 juta kepala keluarga dari 36.095 desa telah terlibat dalam program peningkatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan agroforestri, hasil hutan bukan kayu (HHBK), jasa lingkungan, serta pemanfaatan nilai ekonomi dari jasa penjualan karbon.
Untuk itu, ia menekankan pentingnya program perhutanan sosial sebagai pendukung dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Mengingat sekitar 36,7 persen penduduk di sekitar kawasan hutan masih berada dalam kategori miskin.
Atas dasar itu, keberadaan perhutanan sosial menjadi bagian penting dari rencana aksi pelaksanaan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor. 8 tahun 2025.
"Jadi dari Warsi tantangannya coba kita overlay (gabungkan), lokasi perhutanan sosial kita dengan desil yang ada. Apakah sudah bergerak dari desil satu sampai empat menuju lima, sampai delapan, terutama tadi ada nilai-nilai ekonomi yang bisa diambil," ungkap Catur.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Sudirman menyampaikan, program konservasi yang dikembangkan KKI Warsi khususnya di wilayahnya telah berkembang pesat, hingga memasuki tahapan perdagangan karbon (carbon trade).
Ia menilai komunitas lingkungan itu telah memberikan kontribusi dalam pembangunan dan kelestarian lingkungan di Provinsi Jambi.
"Selamat untuk KKI Warsi yang telah 35 tahun mengabdi, ini bagian dari kontribusi pembangunan di Jambi," kata Sudirman.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenhut: Perhutanan Sosial beri dampak ekonomi bagi 1,4 juta keluarga
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.