Pertamina Pastikan Pasokan BBM di SPBU Sengkawit, Tanjung Selor Aman
Selasa, 28 Juli 2026 03:57 WIB
BBM di SPBU 63.772.01 Jalan Sengkawit, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. (ANTARA/HO-Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan)
Tanjung Selor (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan bahwa pasokan BBM di SPBU 63.772.01 Jalan Sengkawit, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, dalam kondisi aman.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan bahwa Pertamina terus memantau ketersediaan dan penyaluran BBM untuk menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
“Pasokan BBM di SPBU Sengkawit aman dan pelayanan tetap berjalan normal. Hingga Kamis (23/7), realisasi penyaluran Bio Solar telah mencapai 107,9 persen dari kuota berjalan. Hal ini menunjukkan tingginya konsumsi Bio Solar, terutama ketika kendaraan datang secara bersamaan pada waktu tertentu,” ujar Edi dalam keterangan tertulis diterima di Tanjung Selor, Senin.
Dia mengatakan pelayanan dan penyaluran seluruh produk BBM tetap berjalan normal tanpa penghentian operasional maupun gangguan pasokan.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, antrean didominasi kendaraan pengguna Bio Solar yang datang secara bersamaan pada jam-jam tertentu, katanya.
Edi mengungkapkan kondisi tersebut turut dipengaruhi oleh kendaraan dari luar Kabupaten Bulungan maupun luar Provinsi Kalimantan Utara yang melakukan pengisian di SPBU tersebut.
Dia sampaikan bahwa Pertamina memastikan penyaluran BBM ke SPBU dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan kondisi operasional.
SPBU lain di sekitar Tanjung Selor juga dapat menjadi alternatif pelayanan bagi masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, Pertamina bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, DPRD, aparat penegak hukum, Dinas Perhubungan, pengelola SPBU, dan pemangku kepentingan terkait tengah membahas penerapan verifikasi STNK dalam pembelian BBM subsidi.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian identitas kendaraan dengan QR Code sehingga penyaluran BBM subsidi semakin tepat sasaran.
“Penerapan verifikasi STNK serta rencana penggunaan BBM nonsubsidi bagi kendaraan berpelat nomor dari luar Kalimantan Utara masih menunggu ketentuan resmi melalui surat edaran pemerintah daerah. Pertamina siap mendukung pelaksanaannya setelah ketentuan tersebut diterbitkan,” jelas Edi.
Pertamina juga akan mengikuti rapat koordinasi bersama GAPENSI dan pemangku kepentingan terkait pada Selasa (28/7). Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut untuk mengevaluasi pola konsumsi, pengaturan antrean, penggunaan QR Code, serta penyaluran BBM subsidi di Kabupaten Bulungan.
Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan Dinas Perhubungan turut diperkuat untuk menertibkan kendaraan yang tetap parkir di luar area SPBU setelah selesai melakukan pengisian agar tidak mengganggu lalu lintas maupun menimbulkan kesan antrean yang lebih panjang.
Pertamina mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak memarkir kendaraan di sekitar SPBU setelah selesai melakukan pengisian.
Laporan mengenai pelayanan maupun dugaan penyalahgunaan BBM subsidi dapat disampaikan melalui Pertamina Call Center 135 yang tersedia selama 24 jam, email [email protected], atau media sosial resmi @pertamina135.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Gerak Cepat Tangani Insiden Mobil Tangki di Bulungan
Baca juga: Bupati Berau Apresiasi Penyaluran Fuel Storage Pertamina Untuk Resor dan Nelayan
Pewarta : Redaksi
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.