Perusahaan alat berat XCMG operasikan pabrik pertama di Indonesia
Selasa, 28 Juli 2026 13:45 WIB
XCMG, produsen alat berat asal China, mengoperasikan pabrik pertamanya di kawasan industri Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara pada Senin (27/7/2026). (ANTARA/HO-XCMG)
Jakarta (ANTARA) - Produsen alat berat asal China, XCMG, mulai mengoperasikan pabrik pertamanya di kawasan industri terpadu Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) yang berlokasi di Halmahera Tengah, Maluku Utara pada Senin (27/7).
Pabrik ini merupakan yang pertama di luar negeri dan mulai beroperasi dengan memproduksi peralatan energi baru, termasuk wheel loader bertenaga listrik murni XC968-EV.
"Dengan beroperasinya pabrik manufaktur energi baru ini, XCMG Indonesia mewujudkan rantai industri terintegrasi yang mencakup penelitian dan pengembangan, manufaktur, pasokan, penjualan, layanan, serta dukungan pembiayaan," kata Vice President Director XCMG, Song Zhike dalam keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Song Zhike menyatakan dengan berlandaskan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, basis manufaktur di Indonesia ini berfokus pada dua arah utama, yaitu substitusi peralatan energi baru dan pengembangan ekonomi sirkular.
Dengan mengandalkan kapabilitas manufaktur lokal, fasilitas ini memasok alat berat listrik dalam skala besar untuk mendukung transformasi rendah karbon di berbagai sektor strategis di Indonesia, katanya menambahkan.
Menurut dia, penyerahan batch pertama produksi peralatan energi baru kali ini merupakan contoh nyata kolaborasi strategis antara XCMG dan Indonesia Weda Bay Industrial Park.
"Sejak penandatanganan kerja sama, kedua belah pihak hanya membutuhkan waktu satu setengah tahun untuk menyelesaikan pembangunan hingga pengoperasian pabrik," ujar Song Zhike.
Saat ini, proporsi karyawan lokal di wilayah operasional di Indonesia telah mencapai hampir 80 persen. Perusahaan terus memperluas peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia sekaligus membangun dan mengembangkan talenta lokal yang memiliki kompetensi teknis.
Perusahaan hingga kini telah membangun jaringan penjualan dan layanan yang luas di Indonesia, dengan 32 jaringan penjualan dan 53 jaringan layanan yang didukung oleh lebih dari 120 kendaraan layanan profesional serta sistem pengelolaan suku cadang tiga tingkat. Infrastruktur ini mendukung lebih dari 30.000 unit peralatan XCMG yang beroperasi di Indonesia.
"Kehadiran peralatan energi baru yang diproduksi secara lokal menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur hijau yang berkualitas dan berkelanjutan di Indonesia," kata Song Zhike.
Pewarta : Faisal Yunianto
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026