"Kemasan berbahan alami justru memiliki nilai lebih karena unik dan mencerminkan identitas daerah,"
Tulungagung, Jawa Timur (ANTARA) - Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung menjajaki kemitraan dengan perusahaan maklon kosmetik PT Mash Moshem Indonesia untuk memperluas peluang usaha perajin lokal melalui pengembangan kemasan produk berbahan ramah lingkungan.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung Yuyun Ahmad Baharudin, Jumat, mengatakan, potensi perajin lokal dapat diintegrasikan dengan industri kosmetik sehingga menghasilkan produk pendukung yang memiliki nilai tambah sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
"Kami melihat banyak peluang kolaborasi. Perajin lokal bisa membuat berbagai kemasan kosmetik berbahan ramah lingkungan yang memiliki ciri khas Tulungagung," kata Yuyun saat mengunjungi PT Mash Moshem Indonesia di Desa Rejotangan, Kecamatan Rejotangan.
Menurut dia, produk kerajinan berbahan kain, bambu, rotan, maupun anyaman dapat dikembangkan sebagai wadah kosmetik yang memiliki nilai estetika sekaligus mendukung penggunaan material yang lebih ramah lingkungan.
Ia menilai kemasan berbahan alami memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan kemasan plastik yang selama ini umum digunakan pada industri kosmetik.
"Kemasan berbahan alami justru memiliki nilai lebih karena unik dan mencerminkan identitas daerah," ujarnya.
Yuyun berharap kemitraan tersebut mampu mempertemukan pelaku industri kosmetik dengan UMKM serta perajin lokal sehingga tercipta rantai usaha yang saling menguntungkan.
Selain itu, pihaknya juga mendorong kader PKK, Dharma Wanita Persatuan, serta pelaku UMKM perempuan untuk melihat industri kosmetik sebagai peluang usaha baru, baik melalui pengembangan produk maupun industri pendukungnya.
Sementara itu, CEO PT Mash Moshem Indonesia Scorpi Filia Setri menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Menurut dia, keterlibatan UMKM lokal dalam penyediaan produk pendukung akan memperkuat ekosistem industri kosmetik sekaligus menjadi implementasi semangat "Local Support Local" yang selama ini dikembangkan perusahaan.
Perusahaan maklon kosmetik yang beroperasi di Rejotangan tersebut saat ini melayani produksi berbagai merek kosmetik untuk pasar nasional hingga internasional serta mengembangkan kemitraan dengan pelaku usaha lokal sebagai bagian dari penguatan industri daerah.
Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.