Depok (ANTARA) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menggelar pertemuan teknis bersama sembilan perwakilan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) pada Jumat (10/7) secara daring.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) PNJ Mera Kartika Delimayanti, di Depok Senin mengatakan pertemuan ini membahas progres pengembangan sekaligus tata cara penggunaan Web AGAN (Aplikasi Gerbang Analisis Narasi).
Wb Agan merupakan sebuah sistem verifikasi fakta berbasis Agentic AI yang saat ini telah aktif dan tengah diujicobakan secara internal bersama tim pemeriksa fakta MAFINDO melalui tautan apps.aganfakta.id.
Kegiatan program Pengabdian Kepada Masyarakat Lektor Kepala (PkMLK) bertajuk Implementasi Agentic AI untuk Verifikasi Fakta Teks Berita pada Komunitas MAFINDO yang diketuai oleh Mera Kartika Delimayanti, bersama pengembang teknis Rafiq A. Widodo dan tiga mahasiswa Jurusan Teknik Informatika dan Komputer Politeknik Negeri Jakarta.
Maraknya penyebaran hoaks dan misinformasi di ruang digital menjadi latar belakang utama program ini.
Melalui skema PkMLK yang berjalan sejak Februari hingga Desember 2026, tim PNJ merancang Web AGAN sebagai alat bantu bagi relawan pemeriksa fakta MAFINDO untuk mempercepat proses verifikasi klaim yang beredar di masyarakat, tanpa menggantikan peran penilaian manusia dalam pengambilan keputusan akhir.
Web AGAN dibangun dengan arsitektur multi-agen, di mana tiga agen kecerdasan buatan yaitu Lead Fact-Checker, Economic Researcher, dan Media & Comm Analyst bekerja secara paralel untuk memberikan hasil analisis dari sudut pandang keahlian masing-masing terhadap sebuah teks berita atau narasi yang ingin diperiksa.
Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.