Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:15 WIB
Depok, VIVA – Kepolisian mengungkap fakta baru terkait penemuan jasad yang diduga menjadi korban mutilasi di kawasan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat. Dari hasil pemeriksaan awal, sebagian tubuh korban tidak ditemukan di lokasi kejadian, sehingga polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mencari potongan tubuh yang hilang sekaligus mengungkap identitas korban.
Baca Juga
Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama mengatakan, hingga saat ini penyidik bersama tim forensik masih mendalami kasus tersebut. Potongan tubuh yang hilang menjadi salah satu fokus penyelidikan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Ya, dapat kami sampaikan sebagian tubuh dari korban itu tidak ditemukan di TKP, namun kami masih melakukan penyelidikan," ujar Made Gede Oka saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa, 4 Agustus 2026.
Baca Juga
Pernyataan tersebut disampaikan saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai informasi bahwa bagian bawah tubuh korban tidak ditemukan.
Potongan Kaki Korban Tidak Ada di Lokasi
Baca Juga
Berdasarkan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam sebuah karung beras.
Korban tidak mengenakan pakaian, kedua tangannya terikat menggunakan kain putih, serta ditemukan luka terbuka di bagian leher. Selain itu, kedua kaki korban hilang mulai dari pangkal paha dan potongan kaki tersebut tidak ditemukan di sekitar lokasi penemuan jasad.
Hilangnya sebagian tubuh korban memperkuat dugaan bahwa korban mengalami mutilasi sebelum jasadnya dibuang di lahan kosong di kawasan Tanah Merah, Kavling Rawageni, Pancoran Mas.
Meski demikian, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian korban karena masih menunggu hasil autopsi dari tim dokter forensik.
Saat ditanya mengenai dugaan adanya luka gorok pada leher korban, Made Gede Oka belum memberikan kepastian.
"Itu nanti akan dapat kami jawab setelah proses otopsi yang kami lakukan bersama tim dokter forensik di Rumah Sakit Kramat Jati," katanya.
Korban Masih Belum Teridentifikasi
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain mencari bagian tubuh korban yang hilang, penyidik juga masih berupaya mengungkap identitas korban.
Polisi belum dapat memastikan jenis kelamin maupun usia korban karena proses identifikasi masih berlangsung di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Halaman Selanjutnya
Ketika ditanya apakah korban berjenis kelamin laki-laki, Made hanya menyebut informasi sementara mengarah ke dugaan tersebut.