Garut (ANTARA) - Kepolisian Resor Garut menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan sekitar 15 hektare lahan perkebunan kelapa sawit milik PT Condong di Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
"Sementara sumber api masih dalam penyelidikan," kata Kepala Seksi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi di Garut, Jumat.
Ia menjelaskan kebakaran terjadi di lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT Condong Garut, tepatnya di Area Afdeling Gataga Blok Cicalung Datar Kolasi, Kampung Tarisi, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, pada Kamis (23/7).
Petugas dari perusahaan, kepolisian, Dinas Pemadam Kebakaran, dan instansi terkait bergerak bersama memadamkan api agar tidak meluas ke area perkebunan lainnya.
"Damkar Kabupaten Garut yang mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran, dibantu dua unit mobil pemadam milik PT Condong Garut serta karyawan perusahaan untuk melakukan pemadaman," katanya.
Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan pekerja perusahaan, api tiba-tiba muncul dan telah membakar lahan perkebunan kelapa sawit.
Susilo mengatakan luas keseluruhan perkebunan sawit PT Condong di Garut mencapai sekitar 8.000 hektare, sedangkan area yang terdampak kebakaran diperkirakan seluas 15 hektare.
"Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, sedangkan nilai kerugian material masih dalam proses pendataan," katanya.
Polres Garut mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran terbuka selama musim kemarau karena kondisi cuaca yang kering berpotensi mempercepat penyebaran api.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran terbuka, karena kondisi cuaca yang kering sangat berpotensi menyebabkan api cepat menyebar," kata Susilo.
Pewarta: Feri Purnama
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.