Polresta Bandarlampung-Imigrasi perkuat sinergi jaga kamtibmas
Kamis, 13 Agustus 2026 21:44 WIB
Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Herbin Sianipar memberikan keterangan di Bandarlampung, Kamis (13/8/2026). (ANTARA/Dian Hadiyatna)
Bandarlampung (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandarlampung memperkuat sinergi dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandarlampung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya terkait keberadaan warga negara asing (WNA) di wilayah tersebut.
"Koordinasi lintas instansi menjadi hal penting untuk memastikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan, ketertiban, dan keberadaan WNA dapat ditangani secara cepat dan terukur," kata Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Herbin Sianipar di Bandarlampung, Kamis.
Menurutnya, sinergi dan koordinasi antarinstansi menjadi krusial agar kerja sama yang selama ini sudah terjalin dapat terus diperkuat, sehingga setiap persoalan berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat bisa ditangani bersama.
"Tentunya kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga situasi kamtibmas. Kolaborasi dengan berbagai instansi diperlukan untuk menghadapi dinamika masyarakat yang semakin kompleks, termasuk dengan jajaran Imigrasi," kata dia.
Menurutnya, Polresta Bandarlampung sangat terbuka untuk berkoordinasi dan bertukar informasi guna membereskan persoalan yang membutuhkan penanganan bersama.
"Dengan demikian hal tersebut akan lebih cepat diselesaikan. Terlebih apabila komunikasi antarinstansi berjalan dengan baik," ujarnya.
Ia menilai komunikasi yang intensif antarlembaga dapat menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
"Yang paling penting adalah bagaimana sinergi ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mampu menciptakan situasi Kota Bandarlampung yang aman dan kondusif," kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Citro Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.