PON 2028 menjadikan Sumba Timur etalase sport tourism

PON 2028 menjadikan Sumba Timur etalase sport tourism

Senin, 20 Juli 2026 15:55 WIB

Image Print

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman (tengah) bersama pemangku kepentingan lainnya saat meninjau venue yang akan digunakan pada PON 2028 di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Minggu (19/7/2026). (ANTARA/HO-KONI Pusat)

Jakarta (ANTARA) - Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 d Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat membidik Sumba Timur sebagai etalase sport tourism melalui perpaduan pertandingan olahraga, keindahan alam, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Selain sukses penyelenggaraan, prestasi, administrasi, PON harus sukses perekonomian yang di dalamnya sukses pariwisata, bagaimana PON ini memberikan dampak ke seluruh pegiat di sektor pariwisata mulai akomodasi, konsumsi, UMKM dan sebagainya,” kata Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Marciano meninjau Hapu Mbay Hall di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Minggu (19/7), yang akan menjadi venue tenis meja PON 2028.

“Venue di Sumba Timur ini (Hapu Mbay Hall) adalah tempat sangat layak dan ini bisa untuk kejuaraan tenis meja, yang atlet-atletnya akan senang karena suasana tempatnya bagus,” ujar Marciano.

KONI akan meminta Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) meninjau Hapu Mbay Hall untuk memberikan rekomendasi teknis mengenai penyempurnaan arena.

Sekretaris Daerah Sumba Timur Umbu Ngadu Ndamu mengatakan pemerintah daerah menyambut positif rencana penggunaan Hapu Mbay Hall sebagai arena pertandingan tenis meja PON 2028.

“Pemerintah daerah Sumba Timur, dalam hal ini Bapak Bupati dan jajarannya menyambut baik wacana Hapu Mbay Hall sebagai venue PON XXII cabang olahraga tenis meja,” kata Umbu.

Pemerintah Kabupaten Sumba Timur juga memastikan ketersediaan penginapan dan fasilitas pendukung cukup memadai untuk menampung atlet, ofisial, serta pengunjung selama penyelenggaraan pertandingan.

Pewarta : Muhammad Ramdan
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.